Apakah Anda adalah penggila film dengan genre romance? Jika iya, tentu Film Every Day sudah tak asing bagi Anda. film ini merupakan film garapan Michael Sucsy, dimana ia sebelumnya pernah menyutradarai film The Vow pada tahun 2012 lalu. Every Day bercerita tentang kehidupan Rhiannon, seorang remaja yang berusia 16 tahun. Ia jatuh cinta dengan seorang pria misterius bernama A saat pertama kali bertemu. Sosok A ini adalah remaja seumuran dengan Rhiannon. Namun A tidak memiliki raga. Sehingga si A selalu meminjam tubuh orang lain setiap harinya dan berganti pada orang lain yang seumuran dengannya.
Film ini diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karangan David Levithan. Ia adalah penulis terkenal yang sudah menerbitkan buku sejak tahun 1999. Seperti yang kita tahu, bahwa film yang diadopsi dari novel, akan menghilangkan esensi asli dari ceritanya. Sebab, banyak adegan yang dipangkas dari cerita novel, kemudian disajikan dalam tayangan hanya bebeapa jam saja. Dan ini merupakan salah satu kekurangan film ini. Film ini juga terlihat kurang realistic, sebab si tokoh A adalah orang yang tak akan mungkin ada di dunia nyata, atau mungkin ia adalah hantu yang merasuki manusia. Sungguh tak masuk akal bukan?
Yang menjadi kelebihan dari film ini adalah akting yang baik dari para aktor. Film yang dibintangi oleh Angourie Rice (Rhiannon), Justice Smith (Justin) ini cukup memukau, sebab mereka mampu mendalami dan menghidupkan cerita yang ada di film ini. Selain itu, cerita pada film ini tidak bertele-tele dan langsung pada inti mengenai kehidupan Rhiannon dan A, dan itulah yang menjadikan film ini layak untuk Anda tonton. Film romantis ini juga mengajarkan pada kita arti cinta sejati. Meski si A harus berganti-ganti tubuh tiap harinya namun ia selalu mencari Rhiannon dan memberikan perhatiannya untuknya, dan sebaliknya.
Itulah beberapa kekuranagn dan kelebihan mengenai film everyday. Overall, film ini cukup recomended bagi Anda yang menyukai film genre romance.