Jika Anda membaca tulisan saya sebelumnya kemarin: https://steemit.com/nasigratis/@maskuncoro/adanasigratisdimasjidalfalaahwaykandisbandarlampung-e3ax91drpc, mungkin Anda akan bertanya-tanya, mengapa mereka mau membuat program yang seperti itu?
Jika Anda menggunakan kacamata keduniawian, maka secara matematika ekonomi pasti tidak akan ketemu. Karena di program itu akan mengeluarkan finansial yang dalam tinjauan duniawi adalah sebuah kerugian karena tidak ada imbal balik finansial yang didapatkan.
Dan hari ini, orang-orang yang memiliki pemikiran duniawi semata-mata adalah sangat banyak. Hampir di setiap kesempatan kita akan mendapati pola-pola orang yang memiliki pemikiran yang seperti ini.
Akan tetapi, kita patut bersyukur. Ternyata masih banyak orang-orang yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Ia lebih mengharap balasan dari Allah yang telah memberinya hidup dan kehidupan. Mereka terus berbagi kepada sesama walau jika dilihat dari kacamatan duniawi itu adalah sebuah kerugian karena mengeluarkan uang.
Mereka mengharap yang lebih dari itu. Ada kebahagiaan yang didapatkan ketika ia bisa membuat senang dan bahagia orang lain. Ia yakini itu dengan sungguh-sungguh.
Ia sangat yakin, bahwa Allah akan memberikan balasan yang terbaik untuknya, baik ketika masih hidup di dunia ini, lebih-lebih untuk kehidupan di akhirat kelak.
Adanya program-program yang semacam ini semoga bisa menjadi pencerahan bagi yang lain. Harapannya, agar semangat untuk berbagi kepada sesama bisa menjadi sebuah budaya. Dengan berkembang dan membudayanya semangat berbagi ini, mudah-mudahan akan bisa menumbuhkan rasa empati dan kepedulian kepada sesama dalam banyak hal dan dalam berbagai segi kehidupan.
Jika sudah seperti ini, maka kehidupan bermasyarakat akan menjadi lebih damai, lebih tenteram, lebih adil dan makmur. Sehingga, slogan "Baldatun tahoyyibatun warobbun ghofur" akan bisa menjadi kenyataan. Aamiin...
Sponsored ( Powered by dclick )
EARN SOME DIVIDENDS WITH MAGIC DICE. THE ONLINE DICE GAME BUILD ON STEEM.
TRY OUT YOUR LUCK AND WIN SOME STEEM.