"Beranda sunyi hujan pasi, tapi percakapan yang mawar membuat kita selalu kembali pada pelangi dan Rumi." [Helvy Tiana Rosa]
Umumnya orang-orang begitu menyukai mawar walaupun ada yang takut tertusuk durinya. Tapi mereka tetap saja mencintai kelopaknya yang indah dan wanginya yang lembut. Hingga jngin berlama-lama menatapnya, atau sekedar menjadinya saksi bisu atas janji-janji yang mereka ucapkan.
Sayapun sangat menyukai mawar, sampai berharap awan-awan di atas sana akan menjatuhkan kelopak-kelopak mawar bersama hujan yang turun membasahi semak di belantara hutan .
Bayangkan langit, jalanan, lembah dan sungai-sungai dipenuhi mawar dan berubah sewarna mawar.
Semuanya mengalir teratur mengikuti arah mata angin dan arah air mengalir, membawa pesan keindahan untuk jiwa-jiwa yang lelah.
Dan untuk sesaat biarkan dunia ini senyap dari hingar-bingar dan carut-marut kehidupan.
Referensi : Image 1 : Pixabay.com Image 2, 3, 4 versesofuniverse.blogspot.co.id/2014/04/hujan-kelopak-bunga-yang-indah-di-costa.html?m=1