Hi my dear friends,
I was sick again for almost one week, so I did not manage to make any sewing project this week. So today I just want to share with you a sewing project from the previous week. I had a custom order for a mat cover which had to be quilted to make it last longer. I have never made it before so I never know what kind of obstacle I would encounter.
Halo semua, seminggu terakhir ini saya sakit lagi jadi tidak bisa membuat jejahitan jadi saya mau bagi jejahitan minggu sebelumnya. Ada pesanan sarung ambal palembang. Saya pernah membuat tapi tidak saya quilting jadi cepat sobek.
So, the mat itself is basically like this. It is 195cm by 175cm. I used to make a cover for a mat like this but did not quilt it. Apparently, the fabric easily tears and I have to mend it over and over again. So when I had this custom order, I was thinking that I had to quilt it.
Ukuran ambal 195x175cm. Lapisan yang saya pakai dulu busa biasa jadi cepat rusak. Kali ini saya pakai dakron yang biasa dipakai bed cover.
Unfortunately, I could only get thick batting in my small town. It is 3cm thick and I have never dealt with this thick batting before. I was in doubt, but convinced myself to go on.
Ternyata hanya ada batting tebalnya 3 cm. Sebenarnya saya ragu tapi saya yakinkan diri untuk lanjut.
I cut the fabric into big squares and rectangles to save time and then put the batting underneath.
Saya potong kain berukuran besar agar hemat waktu lalu taruh batting dakron di bawahnya pakai peniti.
And here comes the most frustating part: QUILTING. Quilting is definitely not my league even though I admire it very much. My only experience with quilting is when I made a small baby blanket using thin batting and free motion quilting. For this mat cover, due to its size, I found it difficult to insert it in my sewing machine. I knew I had to start from the center and rolled the right part. But the problem was the batting was just too thick. And the moment I started to quilt, I knew I would be frustated. It did not take long for me to get really sweaty and sooo hungry. It was tiring, really tiring and I joked to myself: “This is just like a suicide sewing project!”. I wanted to just stop, but I already spent a lot of money to buy the materials. So, to make the long story short, it took me several days to complete the quilting using free motion pattern. And I was sooo damn relieved when I finished quilting.
Dan saat yang paling membuat frustasi sampai: quilting. Saya sangat awam dengan dunia ini meskipun saya sangat mengagumi quilting. Untuk srung ambal ini, saya kesulitan karena ukuran besar dan dakron yang sangat tebal. Waktu pertama memasukkan ke mesin jahit sudah bikin frustasi. Saya tahu harus mulai dari tengah dan menggulung bagian kanan. Tapi prakteknya sulit. Dan sesaat setelah mengquilting, saya langsung berkeringat dan lapar. Setelah makan, quilting, lapar lagi. Hari pertama quilting bikin lapar terus. Sangat melelahkan dan bikin stress sampai saya bercanda dalam hati :"Ini proyek jejahitan bunuh diri!". Mau berhenti tapi sayang dengan duit yang udah untuk beli bahan. Jadi perlu berhari-hari untuk menyelesaikan quilting ini. Senangnya bukan main saat sudah selesai.
I then sewed the other side of the fabric and added a zipper to slip the mat inside.
Lalu saya menjahit kain bagian belakang dan resleting.
To be honest, the quilting itself was not very good because the stitch spacing was not consistent. It was because sometimes I pulled the fabric too fast, sometimes too slow.But if we do not see it closely, it is not noticed.
Sebenanrnya quiltingnya tidak terlalu bagus karena jaraknya tak konsisten karena kadanh saya tarik kain terlalu kuat kadang terlalu lambat. Tapi kalau tidak diperhatikan tidak nampak.
By the way, I will not make any quilting again using this kind of batting, it hurts me, and it hurts my humble standard sewing machine hahaha...
Saya tidak akan membuat seperti ini lagi pakai dakron setebal ini, bikin sakit saya dan mesin jahit saja hahaha..
Thanks for stopping by and reading this post.