Hello my dearest friends,
So glad to see you again! I will post something short this time as I am racing against time to finish several sewing projects. One of the projects that I am very excited about is cushion covers which are requested by a friend of mine who resides in Australia. Yeaaayy! My work is going overseas!
Senang banget bisa menyapa teman-teman semua. Saya akan menulis postingan singkat kali ini karena saya lagi berlomba dengan waktu untuk menyelesaikan beberapa jahitan. Satu yang membuat saya bersemangat sekali adalah salah seorang teman yang tinggal di Australia memesan sarung bantal. Horee....hasil karya saya akan melanglang buana!
Alrite, in this post I’d like to share with you all my latest sewing project, a praying outfit for my daugther. We, Moslem women, have to cover our body when praying (leaving the face and palms open). I once bought a praying outfit for my daughter, but it is just too short already now.
Baiklah, di tulisan kali ini saya ingin berbagi proyek jejahitan saya yaitu mukena untuk anak perempuan saya. Dulu pernah saya membeli mukena untuk dia, tapi sekarang sudah pendek sekali.
I found cute flowery fabrics in my stash and thought it would be a perfect praying outfit for her. She wanted it to look girly, so I added pleated ruffles and a bow. Actually it did not take long time to complete the project, only the ruffles which took a while. Not to mention that I had to make ruffles for three parts.
Saya menemukan kain bunga-bunga yang manis di tumpukan kain koleksi saya dan kayaknya cocok sekali untuk mukena. Anak saya ingin mukenanya keliatan ‘cewek’ banget jadi saya menambahkan rempel dan pita. Sebenarnya membuat mukena itu tidak lama, hanya bikin rempelnya saja yang menghabiskan banyak waktu. Apalagi ini saya membuat untuk tiga bagian.
To make it personal, my daughter requested her name to be written on the outfit. So to make it quick, I made an applique using raw edge technique.
Agar personal, anak saya minta namanya ditulis di bawahan mukena. Jadi saya membuat aplikasi yang ditempelkan menggunakan teknik ‘raw edge’.
Voila! This is the final result. She was very very happy. And the first time she brought it to her Quran recital school, her friends and teachers were amazed by the outfit. That makes me proud, for sure hahaha
Dan inilah hasilnya. Anak saya senang sekali. Dan pertama kali dia memakainya di tempat mengaji, semua teman dan guru memuji mukenanya. Tentu saja saya jadi ikutan bangga hahahaha
I think I will write a tutorial for this outfit in the future. Who knows my fellow Moslem women will need it. Okay, that would be all for now. Thanks for reading.
Oke, segitu aja ya, mungkin saya akan membuat tutorial mukena ini. Siapa tahu ada yang membutuhkan. Terima kasih sudah membaca ya...