Hai Komunitas Steemit
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh Timur kembali menoreh prestasi. Pasalnya sebanyak tiga santri binaan Disdik Dayah setempat berhasil memperoleh tiga tropy pada ajang RIAB Fair VIII yang dilaksanakan pada Minggu 6 Oktober 2019.
“Tiga peserta santri binaan kita berhasil memperoleh tiga tropy pada ajang RIAB Fair VIII tingka Provinsi Aceh yang dilaksanakan beberapa hari lalu di Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar,” demikian disampaikan Saiful Nahar, S.Ag Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Timur, Sabtu (12/10/2019).
Adapun ketiga santri tersebut yang mampu menjuarai ajang RIAB Fair adalah, Khalilurrahman (Juara 1 Hafiz 3 Juz), M. Al Farisi (Juara 2 Tilawah Anak-anak putra) dan Najwatul Ulfa (Juara 2 Tilawah anak-anak putri),” terang Saiful Nahar.
“Saya menilai event ini cukup baik, terpenting melalui event ini bisa melahirkan optimistis menghadapi masa depan para santri di dunia kerja, karena mereka semua masih bersatus pelajar,” kata Saiful Nahar.
Dengan mengikut sertakan pada event RIAB Fair ini, sehingga dapat mematik anak didik yang memiliki potensi untuk diasah terus. “Selama ini, putra putri kita memiliki potensi, namun karena tidak wadah atau event seperti ini, al hasil potensi itu hanya tersimpan saja tidak dapat disalurkan,” sebut Saiful Nahar.
Ia juga menyampaikan, dayah atau pondok pesantren bukan lagi kaum sarungan. Bahkan selama ini terlihat ada fonemena menarik, terlihat para orang tua dan wali mulai ramai-ramai memasukan anak-anak mereka ke pondok pesantren,” ungkap Saiful Nahar.
“Orang tua yakin memasukan anak mereka kedayah atau pesantren akan menjadi anak yang terbaik, sehingga orang tua lebih optimis bila anak dididik di dayah. Saiful Nahar juga optimis bahwa pesantren atau dayah khususnya di Aceh Timur dan umumnya di Aceh memiliki prospek di masa yang akan datang.
Katanya, paling tidak ada dua tangungjawab selaku orang tua yang sudah dilaksanakan kepada anak, Pertama, Tanggungjawab duniawi. Dengan memasukan anak ke dayah, ilmu dunia atau sain kita dapat dan kedua, kita selaku orang tuan sudah lepas tanggungjawab kepada Allah SWT, “demikian pungkas Saiful Nahar.
Salam
Jangan Menunda Bahagia