Masyarakat Asia memang sangat cendrung akan terjadinya resiko terkena penyakit Diabetes yang lebih besar apabila jika dibandingkan dengan masyarakat yang ada di benua lainnya, seperti Amerika ataupun Eropa. Walaupun masyarakat Asia memiliki indeks tubuh yang rendah atau tidak gemuk, namun pada mereka tetap saja memiliki resiko terjadinya Diabetes. Begitulah kata seorang pakar kesehatan yang terkemuka.
[Source]
Pada sebuah penelitian juga menyebutkan bahwa jika ada warga Negara Asia khususnya Warga Negara Asia Selatan, mereka memiliki resiko yang sangat besar akan terjadinya Diabetes, karena rata-rata pada mereka cenderung memiliki timbunan lemak di perut yang sangat parah. Jadi, hal inilah yang membuat masyarakat Asia Selatan banyak dari warganya yang mengalami akan terjadinya peningkatan resistensi insulin serta terjadinya gangguan metabolisme tubuh yang dapat memicu terjadinya Diabetes.
Selain terdapat banyaknya kandungan lemak di dalam perut, faktor lain yang juga ikut memicu terjadinya resiko Diabetes pada masyarakat Asia adalah masyarakat Asia kurang bergerak atau kurang melakukan olahraga, dan bagi yang tinggal di daerah Perkotaan mereka sering kali menghirup paparan polusi, serta masyarakat Asia dalam mengkonsumsi makanan mereka seringkali mengkonsumsi makanan yang tinggi kalori sehingga mereka tidak memperhatikan kadar gizi yang seimbang.
[Source]
Selain itu pula masyarakat Asia juga cenderung malas dalam melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, khususnya pemeriksaan kadar gula darah. Sehingga mereka tidak mengetahui bahwasanya mereka sudah terkena Diabetes yang cukup parah.
Source