BERITA penangkapan pelaku bisnis prostitusi online oleh polisi akhir-akhir ini semakin sering saya baca. Karenanya saya merasa itu bukan lagi berita yang menarik.
Beberapa waktu yang lalu, hampir saban hari media menjejali berita utama mereka tentang upaya polisi yang membongkar para pelaku dan penikmat prostitusi.
Namun kali ini berita tersebut sungguh sangat menyentak batin saya. Karena pelaku yang ditangkap polisi adalah mereka yang menjalankan bisnis haram tersebut di tanah Serambi Mekkah, wilayah bersyariat yang menutup rapat bidang bisnis seperti itu.
Tak hanya locus penangkapan saja di Aceh, namun orang-orang yang terlibat didalamnya ternyata juga orang-orang Aceh.
Saya yakin bisnis prostitusi online yang berhasil ditangkap polisi kali ini bukan satu-satunya yang ada. Karenanya ada harapan pada polisi agar terus mengembangkan penyelidikan agar bisa mengungkap kelompok pelaku lainnya.
Harapan ini semata-mata agar Aceh benar-benar bersih dari praktik prostitusi dalam bentuk apapun.