SURGA NERAKA, URUSANMU TUHAN
Dalam penjaman mataku tiba tiba hati bertanya
Bisakah di hari-hari sisa hanyat aku semakin dekat pada Tuhan?
Di malam yang temaram cahaya jiwaku setengah ragu lalu menyapa;
Tuhan
Bisakah berbuat baik dengan kerabat dan teman sesama. Tanpa benci, dusta, cerca?
Tuhan
Berikanlah tiga hal;
Matiku dalam mukmin, perlihatkan kemulian akhir, ada ilmu dan karyaku yang terukir. (bukan intuk dibanggakan kemudian dicibir).
Ya Tuhan di dalam rumah Mu, rumah yang telah disujuti berabad-abad, disentuh berjuta jidat, juga berliter air mata membasahi pualam, aku seorang di antara mereka. Menangis, merenung dan terharu.
Maka oleh itu.
Ampunilah dosa-dosaku. Soal surga dan neraka adalah urusan Mu. Kami penyembah yang tahu makna Tuhan satu. Diri Mu, ya Allah.