Tum beketum melantak tak terbendung...
Suara perut kembung nyaring bersenandung...
Ada cerita dari negeri di ujung...
Profesor sedeng berceloteh dalam suasana mendung...
Alih-alih berkata menandingi Rocky Gerung...
Apa lacur gelarmu tergadaikan di dalam pantat seorang badung...
Cicak-cicak di dinding, diam-diam merayap, datang seekor nyamuk! Happp! Lalu terperangkap!
Entah siapa yang memulai, sekarang berbondong-bondong ingin mengakhiri. Sudah kita dengar mereka berceloteh bebas, gembar-gembor bersuara tak membawa identitas. Namun kini otakmu dikalahkan lidahmu yang tak berhenti menjulur menjilat kotoran di pantat seorang penipu.
Kemarin kalian mempersalahkan gelar yang tertera di nama, kini gelarmu bak pelacur dengan paha mengangkang bebas, menunggu si pemberi uang. Dulu semua menghormatimu namun kini semua mencacimu karena cacianmu kepada kami sampai menembus tulang sum-sum.
Katamu harus bersatu dibawah cengkraman Burung khayalan mitologi Hindu, namun kini kau coba merobek-robek semua yang ada, padahal kami menyepakatimu dulu.
Tampak wajah hitam maduramu berubah perlahan membulat dan lebih menghitam lagi bagaikan cebong yang sedang dipindahkan dan dikumpulkan dalam satu kolam. Bukan kami yang berbuat tapi kamulah yang bertanggung jawab segala mudharat.
Wahai profesor belajarlah pada sarjana strata 1 tak berijazah itu, beliau membuat difinisi sendiri sebelum menyatakan pernyataannya, sedangkan kau membuat pernyataan terlebih dahulu, saat semua terhenyak barulah kau membuat difinisimu dengan sangat dipaksakan.
Ujung lidahmu mulai kehilangan keseimbangan, sepertinya lidahmu pun terkilir parah, apa tidak malu dengan semua gelar yang melekat padamu?
Hari ini hari Rabu siapa bilang hari ini hari sabat, memangnya kenapa! Garis keras versimu terlalu dipaksakan, dunia tidak mengenal difinisimu, semua berkonotasi buruk lagi keburukan, tak usah jauh-jauh kami pertanyakan gelarmu, cukup kami tanyakan "kapan kau tak boker malam"
Tunggu di persimpangan itu, jangan tergesa-gesa, langkah demi langkah kami akan terus mengejarmu.
Buruj ck
Roti selai 01/05/2019