Poor idea? That's what happened to me. Unhealthy body condition makes this happen. Many things I want to write, but once the fingers start to dance, all the ideas fly like in the wind.
Miskin ide? Itulah yang terjadi dengan diriku. Kondisi badan yang kurang sehat membuat hal ini terjadi. Banyak hal yang ingin ku tulis, tapi begitu jemari mulai menari, semua ide terbang seperti di tiup angin.
I looked at the bright horizon. Mentari illuminated the blooming flowers. Butterflies fly and perched on top of the new pistil. He will not stop until the honey runs out until the last drop. Flowers were happy because the pollen fell over the pistil's head. Flowers turn into fruit, the next generation of successors.
Kupandangi cakrawala yang begitu cerah. Mentari menyinari bunga-bunga yang sedang bermekaran. Kupu-kupu terbang kemudian hinggap di atas putik yang baru. Dia tak akan berhenti sebelum madu habis hingga tetes yang terakhir. Bunga pun senang karena serbuk sari jatuh di atas kepala putik. Bunga berubah menjadi buah, calon penerus generasi yang akan datang.
I noticed the flowers in bloom. I seek inspiration in its beauty. I was glad to see the flowers I had begun to blossom. My house looks beautiful. Jiwapun feels peaceful and radiant again.
Kuperhatikan bunga yang sedang bermekaran. Kucari ilham dalam keindahannya. Aku senang melihat bunga yang kutanam mulai bermekaran. Rumahku jadi kelihatan indah. Jiwapun terasa damai dan berseri kembali.