Habib Rizieq salah satu tokoh pembela kebenaran banyak sekali melahirkan karya beserta ormas beliau. Dalam pembukaan acara Istighotsah menyambut Ramadhan dan pembukaan munas alim ulama NU, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj mengatakan, NU akan terus memperjuangkan dan mengawal model Islam Nusantara. Presiden Jokowi saat berpidato dalam membuka Munas alim ulama NU di Masjid Istiqlal, menyatakan dukungannya secara terbuka atas model Islam Nusantara.
Dua tokoh yang berbeda cara memandang suatu ideologi. Kemungkinannya adalah Habib tak ingin nanti muncul lagi orang seperti gus Roy yang salah dalam shalat ikut memasukkan bahasa nusantara. Sedangkan Said tak ingin kebrutalan model ISIS menjalar kuat ke Indonesia.
“Islam kita adalah Islam Nusantara, Islam yang penuh sopan santun, Islam yang penuh tata krama, itulah Islam Nusantara, Islam yang penuh toleransi,” kata Presiden Jokowi.
Tentu saja, Konsep Islam Nusantara ini mendapatkan banyak tanggapan dan reaksi dari kalangan tokoh dan masyarakat terlebih para ulama yang selalu mendakwahkan islam.
Jokowi ini ikut pendapat Said karena ia tak ingin konsep ISIS yang identik dengan Arab memporak-cabikkan Negeri ini.
Diantaranya adalah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Riziq Sihab. Dengan tegas beliau menyatakan bahwa JIN (Jemaat Islam Nusantara) merupakan paham yang sesat dan menyesatkan, serta bukan dari ajaran Islam, sehingga wajib ditolak dan dilawan serta diluruskan. Maka untuk lebih jelasnya, akan dipaparkan beberapa alasan / 8 Alasan Habib Riziq sihab menolak konsep Islam Nusantara yang di posting oleh Suara Islam dengan judul “Jemaat Islam Nusantara (JIN) Paham Sesat Menyesatkan”:
Berikut ini pola pikir JIN yang ditolak oleh Habib yang mewakili mayoritas kubu ASWAJA.
- Islam Pendatang
Bagi JIN bahwa Islam di Indonesia adalah “pendatang” dari Arab yang “numpang”, bukan agama “asli” bangsa Indonesia.
Tanggapan Habi adalah Islam adalah agama asli yang turun dari langit (agama samawi) untuk seluruh penduduk bumi, karena Islam datang dari Allah Swt sang pemilik alam semesta, sehingga Islam di mana saja di atas bumi Allah Swt akan selalu menjadi agama “asli” yang “pribumi”, dan tidak akan pernah jadi “pendatang”.
Istilah yang salah yang mereka gunakan. Memangnya agama yang asli Bangsa ini apa? Katakanlah bila memang ada agama orisinal dan itu sudah lama ditinggalkan oleh mayoritas bangsa ini, tidakkah mereka bahagia ketika kebodohan tergantikan oleh agama yang mengajarkan kerukunan.
Jadi, Islam bukan dari Arab, tapi dari langit yang diturunkan pertama kali di tengah orang Arab, kemudian disebarkan ke seluruh dunia. Memang bila sudah menyimpang maka jangan kita pandang siapa orang tuanya layaknya seperti Nabi Luth Alaihi salam. Kita ketahui bahwa istri beliau durhaka terhadap beliau sebagai suami maupun Rasul Tuhan yang akhirnya Dia serta kaum Sodom itu mati mengerikan. Kaum Sodom pun mengatakan bahwa Nabi Luth A.S membawa agama yang menyalahi agama nenek moyang atau agama nusantara negeri Sodom.
Bersambung