Author: Rahmad Sanjaya
The 4th annual culture event that has always been anticipated by the people of Aceh is the Aceh Culture Week or PKA, this event showcases all the culture in 23 city districts with various types of performances and performances, both traditional and art creations; music, dance, theater, fine arts, literature, exhibitions, crafts, and others
This cultural performance will take place in Banda Aceh from 5 to 15 August 2018. For tourists both coming from outside Aceh (Indonesia) and foreign tourists should book accommodation or accommodation faster one month, otherwise you can camp in the arena of PKA as it has been, since not get a place to stay.
According to the Head of Culture and Tourism, Reza Pahlevi. Currently, his party is preparing the details of PKA-7 after in 2017 and then disseminate to all districts / cities.
"We want PKA-7 is more valuable than the previous PKA implementation, improving the quality and intensity of a good and coordinated implementation of this is the goal. This year we try to make the details of the concept that we have completed so that at the time of implementation will not happen a fatal mistake. "Call it.
Reza added that the situation of PKA in the field is always not biased in guessing, because of the many visitors, but there needs to be good planning to accommodate the visitors by way of breaking the attention, by placing various arena performances and exibisi and also exhibition of traditional performances to places particular, not focused in one place so that the visitor unravels. This is what we're conceptualizing. "He added.
PKA-7 also serves as a show of cultural performances of Aceh which has been kept up the values and originality, coupled with developments achieved by all urban districts in maintaining the culture.
……………………………………………………
PKA- 7 Digelar 5-15 Agustus 2018 di Banda Aceh
Penulis: Rahmad Sanjaya
Ajang kebudayaan 4 tahunan yang selalu din anti hadirnya oleh masyarakat Aceh adalah Pekan Kebudayaan Aceh atau PKA, ajang ini menampilkan seluruh kebudayaan yang ada di 23 kabupaten kota dengan berbagai jenis penampilan dan pertunjukan, baik tradisional maupun seni kreasi; music, tari, teater, seni rupa, sastra, pameran, kerajinan, dan lain-lain
Unjuk kebudayaan ini akan berlangsung di Banda Aceh mulai 5-15 Agustus 2018. Untuk para wisatawan baik yang berasal dari luar Aceh (Indonesia) maupun wisatawan manca Negara hendaknya memesan tempat penginapan atau akomodasi lebih cepat satu bulan,jika tidak anda bias berkemah di arena PKA seperti yang sudah-sudah, karena tidak kebagian tempat menginap.
Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Reza Pahlevi. Saat ini pihaknya sedang meracik detail PKA-7 setelah di tahun 2017 lalu melakukan sosialisasi ke seluruh kabupaten /kota.
“Kita mau PKA -7 ini lebih bernilai dari pelaksanaan PKA sebelumnya, peningkatan mutu dan intensitas pelaksanaan yang baik dan terkoordinasi ini merupakan cita-cita. Ditahun ini kami coba membuat detail-detail terhadap konsep yang sudah kami rampungkan sehingga pada saat pelaksanaan nantinya tidak terjadi kesalahan yang fatal.” Sebutnya.
Reza menambahkan, situasi PKA di lapangan selalu tidak bias di tebak, lantaran banyaknya para pengunjung, namun perlu ada perencanaan yang baik untuk mengakomodir para pengunjung dengan cara memecah perhatian, dengan cara menempatkan berbagai ajang pertunjukan dan exibisi serta pameran juga pentas tradisi ke tempat-tempat tertentu, tidak terfokus di satu tempat sehingga pengunjung terurai. Ini yang sedang kami konsep.” Tambahnya.
PKA-7 juga berfungsi sebagai ajang unjuk kebudayaan Aceh yang selama ini terus terjaga nilai-nilai dan originalitas, ditambah dengan pegembangan yang di capai oleh semua kabupaten kota dalam menjaga kebudayaannya.