Bismillah.
Salam Perkenalan
Sudah menjadi keharusan untuk memperkenalkan diri sebagai pengguna pemula Steemit. Media sosial sudah tidak asing lagi, merupakan tempat Silaturrahmi yang tak mengenal jarak.
Bagi saya Steemit media sosial yang luar biasa. Media sosial yang memiliki banyak manfaat bagi penggunanya, semoga Allah SWT meridhoi.
Terlahir dengan nama lengkap Hasan Syahadat, nama tenar Hasan, tepatnya di Ganang Pusako Kecamatan Salang, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh. Tempat lahir saya ini di kenal dengan daera penghasil Bungo Lawang atau Lebi kenal Cengkeh dan Udang Lobster.
Saat masih kulia, saya aktif Berorganisasi di Himpunan Mahasiswa Islam (HmI) Cabang Aceh Besar. Dari HmI lah saya belajar banyak tentang disiplin. Aktifitas organisasi saya sempatkan di sela-selah kesibukan saya sebagai Mahasiswa prodi Ekonomi Manajemen pada Fakultas Ekonomi Uneversitas Serambi Mekkah Banda Aceh.
Paska kulia saya memtuskan kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi di Kecamatan Salang Kabupaten Simeulue. Bagi saya Simeulue itu indah dan menyimpan banyak kenangan.
Awal Mula Saya Mengenal Steemit.
Steemit.com adalah media yang memang di nanti-nantikan kehadirannya bagi generasi Millenial di era digital ini. Apalagi bagi pengguna Media Sosial yang memiliki Hoby dalam hal Menulis.
Saya misalnya mengenal media sosial Steemit ini pada 01 Oktober 2017 pada salah satu Portal Media Online terkenal di Aceh, AcehTrend.co. pada kolom Opini "Steemit dan Media Masa Depan" terbit 01/10/2017 yang di tulis oleh bang juga merupakan salah satu steemians senior.
Saat itu saya mencoba memahami tentang perbedaan media sosial steemit ini dengan media sosial lainya seperti Facebook, Instagram dan Twitter. Seiring perkembangannya media sosial steemit ini semakin Hebo di Aceh. Masing-masing pengguna media sosial di aceh di sibukkan dengan Postingan di hampir semua Akun media sosial miliknya guna untuk melakukan Promote.
Di situlah saya tertarik untuk menggunakan media sosial Steemit, saya mencoba membuat Akun dengan nama sengaja saya mencatut nama depan "Aceh" mengingat kabarnya pengguna steemit di Aceh memiliki jumlah terbanyak. Selain itu sebagai ungkapan rasa syukur saya sebagai orang Aceh.
Proses pembuatan akun steemit saya tergolong mudah, saya bersyukur sekali hanya dalam waktu 6 (enam) hari pihak steemit langsung mengkonfirmasi Password ke Email saya. Selama Februari 2018 saya bergabung di steemit, saya belum sempat menulis tentang apapun di steemit. Mengingat di Simeulue jaringan internet masih lambat.
Sebagai pemula di Steemit masih harus banyak belajar, kepada Temen-temen Steemians mohon saran dan kritik yang membangun.
Semoga Steemit ini bermaaf bagi saya dan orang banyak.
Terima kasih