Hi friend,
Assalamualaikaum Warahmatullahi Wabarakatuh, Hai sahabat esteemian apakabar di hari ini semoga lebih bersemangat dan sukses menjalankan aktifitas.
Statistik sebagai pisau analisis dalam berbagai disiplin ilmu merupakan cabang ilmu dari matematika yang terus menerus dan setiap saat digunakan. Statistik digunakan untuk memprediksikan kemajuan usaha, keuntungan perusahaan, memprediksikan kurs valuta Negara lain, mengestimasi peluang ke depan. Dalam bidang penelitian science statistika digunakan untuk menghimpun data dan merumuskan hipotesis yang tujuan menemukan konsep baru, untuk menghitung cepat hasil pemilihan umum dan banyak sekali kegunaan statistik. Untuk lebih bermakna dalam mempelajari statistika mari kita lihat riwayat perkembangannya.
Penggunaan metode statistik yang paling tua mungkin berasal dari abad ke-5 SM. Dalam buku History of the Peloponnesian War (Buku 2: 71-78) dijelaskan bagaimana tentara Yunani memperkirakan banyak batu yang menyusun tembok Platea. Juga dalam buku Mahabharata, dijelaskan bagaimana Raja Rtuparna memperkirakan banyak buah dan daun pada kebun yang luas. Tulisan penting pertama berasal dari abad ke-9, dalam buku Manuscript on Deciphering Cryptographic Messages, karya AlKindi (801–873 M). Ia memberikan detil bagaimana menggunakan statistik dan analisis frekuensi.
Konsep rerata “mean”dikenal di Yunani kuno namun hanya untuk dua bilangan. Baru pada abad ke-16 M, Tycho Brahe memperluas konsep mean untuk menghitung lokasi beberapa benda langit. Ide “median”muncul pertama kali dari buku Edward Wright Certain Errors in Navigation (1599) dalam menentukan lokasi menggunakan kompas. Sedang kata “median”pertama kali digunakan oleh Francis Galton tahun 1881.
STASTISTIK SEBAGAI PISAU ANALISIS DALAM BERBAGAI DISIPLIN ILMU
Metode matematis dalam mengkaji statistika muncul dari Teori Peluang yang dimulai dari korespodensi Fermat dan Blaise Pascal (1654). Huygens (1657) menulis teori peluang secara matematis untuk pertama kali, tetapi karya Jakob Bernoulli yaitu Ars
Conjectandi (1713) serta karya Abraham de Moivre yaitu The Doctrine of Chance (1718) yang membahas teori peluang sebagai cabang matematika. Pada bukunya, Bernoulli membahas ide peluang kepastian dengan bilangan 1, dan nilai peluang di antara 0 dan 1. Dengan kajian yang telah dilakukan Laplace.
Gaussimage
Pada tahun 1795 Gauss memperkenalkan distribusi normal yang menjadi konsep sentral dalam statistika. Metode kuadrat terkecil yang digunakan untuk memprediksi dengan kesalahan sekecil mungkin, pertama kali diperkenalkan oleh Andrien-Marie Legendre (1805), Robert Andrain (1808), dan Gauss (1809). Cournot tahun 1843 untuk pertama kali menggunakan konsep median untuk membagi distribusi peluang ke dalam dua kelompok sama banyak.
Demikian tulisan ini semoga bermanfaat, kritik dan saran sangat diharapkan untuk perbaikan masa yang akan datang.
Referensi :
Modul Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Edisi Revisi 2018, Kemendikbud Ditjen GTK Tahun 2018
Lhokseumawe, 21 Januari 2019
MOVE TOGETHER, BE GREAT TOGETHER AND ALL PROSPERITY