Mengutip kata dari teman baik ku
☺
(SUMBER)
Are You Smart or Wise?
(59) in philosophy •
I've just read this essay titled 'Is it worth being wise?' and I liked it a lot. I encourage you to do the same as I think the author touched some important aspects of the difference between being wise and being smart. However, I don't agree with the author's distinction between the two and my reply got a little longer than I expected, so I decided to post it here.
Imege
First of all it isn't stated anywhere in the essay that the common goal of both being smart and wise is to be able to act in unknown situations. Were we talking about known situations, the ability to act would really be only about how much experience one has gathered and how much knowledge one was able to extract from the experience. By extracting knowledge from experience I simply mean learning how to act the next time the same situation occurs.
Both wise and smart people have to extract knowledge from their experience, but in my opinion the difference is how they use the knowledge.
Apakah kamu pintar atau bijak
(59) dalam filsafat •
Saya baru saja membaca esai ini yang berjudul 'Apakah layak menjadi bijak?' dan aku sangat menyukainya. Saya mendorong Anda untuk melakukan hal yang sama seperti yang saya pikir penulis menyentuh beberapa aspek penting dari perbedaan antara menjadi bijak dan cerdas. Namun, saya tidak setuju dengan perbedaan penulis antara keduanya dan jawaban saya menjadi sedikit lebih lama dari perkiraan saya, jadi saya memutuskan untuk mengirimkannya di sini.
Imege
pertama-tama tidak disebutkan di manapun dalam esai bahwa tujuan bersama dari keduanya cerdas dan bijak adalah dapat bertindak dalam situasi yang tidak diketahui. apakah kita berbicara tentang situasi yang diketahui, kemampuan untuk bertindak benar-benar hanya tentang berapa banyak pengalaman yang telah dikumpulkan dan seberapa besar pengetahuan yang dapat diambil dari pengalaman. Dengan mengekstrak pengetahuan dari pengalaman, saya hanya bermaksud belajar bagaimana bertindak pada saat situasi yang sama terjadi.
Baik orang bijak dan cerdas harus mengekstrak pengetahuan dari pengalaman mereka, namun menurut saya bedanya adalah bagaimana mereka menggunakan pengetahuan.
(my conclusion)
(KESIMPULAN KU )
MEMORY (1)
😉 :) orientation diri bijak dalam mengambil keputusan dan tindakan.
Froom dalam naluri • 34jam yang lalu.
KEBENARAN hati adalah kebijakan terakhir dari sebuah keputusan # - contoh perkataan ku jangan ragu Menjadi teman ku - bukan kah kita satu dalam steemit bukan kah kita selalu bersama. 😇 MEMILIKI MENYENANGKAN :) !!
Kebenaran sebagai ruang lingkup ketulusan dalam obyek pikir manusia. sudah menjadi dalam sifat manusia.☺tentu sikap mengambil dari sebuah kebijakan di dasari dari disifat tulus untuk mengungkap suatu keputusan.☺
.salah satu sudut pandang secara alami dan sesuai dengan obyek yang dituju oleh pernyataan kebenaran tersebut 😉) beralas dari pengalaman pengalaman maka terlahir sebuah kebijakan
mengatakan “matahari terbit dari timur dan tenggelam di ufuk barat. pernyataan itu adalah benar sebab pernyataan tersebut bersifat faktual,sesuai dengan fakta☺
Kebijakan keputusan akhir dari pemikiran yang cerdas berdasarkan pengalaman pengalaman. the best.
DUNIA INI TIDAK BERUJUNG DAN TIDAK BERTEPI BEGITU JUGA NALURI.😆
Tanpa SEBUAH PENGALAMAN tentu Tidak lahir PERUBAHAN PEMBENARAN.
☺TERIMAH KASIH SUDAH DATANG DALAM POSTINGAN KU :)
Kamu yang terbaik TEMAN😍