Aku bukan seorang pecinta kucing, dan sering alergi jika dekat dengan kucing, apapun jenisnya dan semahal berapa pun harganya. Tapi, bukan berarti aku tidak menaruh minat dan perhatian pada kucing. Aku, misalnya, menikmati karakter Chesire Cat dalam film Alice in Wonderland. Di film fantasi yang diadopsi dari novel berjudul sama dengan edisi film itu, Chesire Cat bertindak sebagai "guru spiritual" Alice di kala sedang galau berat.
Kala berkunjung ke rumah seorang teman dari teman saya, Aku mendapati seekor kucing cantik yang harganya mungkin setara dengan iPhone7, produk keluaran Apple. Aku diberi-tahu kucing itu dari jenis Anggora (ah, apa pula ini). Setiap diceritakan tentang kelebihan kucing ini aku hanya bisa mengangguk, begitu pun ketika dikasih tahu kisaran harganya, aku hanya bisa manggut-manggut saja. Soalnya aku bukan pengamat kucing.
Berbekal kata Anggora, aku kemudian mencari informasi perihal kucing ini, dan kudapati sedikit pencerahan:
Kucing yang terkenal karena bulunya yang putih seperti salju berasal dari daerah Angora (sekarang Ankara; Turki). Konon, kucing ini salah satu ras kucing yang paling digemari untuk dipelihara, tetapi di Indonesia jarang sekali ada yang memelihara kucing ini karena begitu sukar memperolehnya. Pemerintah Turki disebut tidak memperbolehkan dan membatasi penyebaran kucing ini ke negara lain.