Sahabat Steemit,
ada apa dengan yang lajang,....
Sebelumnya yang teman-teman pikirkan tentang lajang, mungkin jomblo, bujang, lajang, atau Malang hehe...tapi bukan itu.
Inilah yang sebenarnya,
Sudah menjadi tradisi, baik desa penulis atau desa teman-teman yang masih berlaku norma norma sosial, setiap ada acara-acara besar akan di bantu, dalam hal membantu para lelaki yang masih bujang atau lebih sering di panggil lajang
akan di prioritaskan untuk lebih aktif membantu, mereka lebih di utamakan untuk mencuci piring atau jenis pekerjaan lainnya
Mereka dengan semangatnya yang luar biasa, kadang kala termotivasi oleh ke inginan untuk cepat-cepat menikah dengan alasan umur yang mulai dewasa kata kasarnya, yang lebih tepatnya mereka juga akan mengalami saat-saat seperti ini, jadi mau tidak mau ya kan...
Somoga tradisi-tradisi seperti itu kita pertahankan, itu pertanda sampai detik ini kita masih di butuhkan orang lain, kita peduli antara satu sama lain ....