Menjelang akhir abad ke 19 banyak perkebunan dibuka di Kalimantan, hal ini akibat makin mudahnya transportasi dan telekomunikasi dari Eropa ke Asia. Banyak modal asing masuk untuk membuka banyak perkebunan, diantaranya perkebunan kelapa untuk membuat kopra. Namun setelah tahun 1918 hasil produksinya menurun karena musim kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut.
Kopra adalah produk turunan kelapa yang sangat penting yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan minyak kelapa. Kopra dibuat dengan mengeringkan daging dari buah kelapa. Sekarang kita mengenal beberapa jenis teknik pengeringan kelapa untuk membuat kopra, tapi cara yang paling tradisional adalah dengan menjemurnya di bawah sinar matahari.
Foto diatas memperlihatkan aktivitas pekerja yang sedang menjemur daging buah kelapa di bawah matahari untuk dibuat kopra. Terlihat pula mandor yang mengawasi mereka dengan memakai pakaian putih-putih. Foto ini diambil di Banjarmasin pada tahun 1913 dan dimuat di Majalah Het Leven.
Foto diatas sudah diedit agar tampak lebih hidup. Dibawah ini adalah foto aslinya dalam hitam-putih.
Foto: Het Leven