Ada keanehan nyata tentang cara berfikir generasi sekarang, terutama generasi kampus tentang kedatangan AHY untuk memberi kuliah umum. Pertanyaan mendasar adalah apa kapasitas AHY untuk dibanggakan memberi kuliah umum? Karena prestasi akademik? Atau prestasi memimpin? Atau karena dia anak mantan presiden? Kalau prestasi akademik apa bentuknya (Harus Kongkrit : biar gak buang2 energi), kalau prestasi memimpin (apakah dia akan mengajak kita untuk hidup ala militer)?, atau kalau karena dia anak mantan presiden (ayook move on broh, hanya anak mantan presiden, yg kalau ngomong pun otak kanan dan kiri gak nyambubg).
Atau ada alasan lain, dia ibarat model, layak untuk diajak selfie? Kalau alasan ini, maka rasionalitasnya agak sedikit nyambung (walau terlihat sedikit songong).