Hallo steemians
Populasi Kutu Putih Pepaya P. marginatus pada musim hujan, populasi imago dan nimfa P. marginatus paling tinggi terdapat pada pengamatan pertama yang menghasilkan populasi 144,52 ekor/tanaman pada bagian daun dan 89,20 ekor/tanaman pada bagian buah Pada pengamatan di musim hujan, perbedaan yang nyata antara populasi kutu pada daun dan buah hanya terjadi pada pengamatan pertama ketika populasi P. marginatus tinggi. Pada pengamatan berikutnya tidak ada perbedaan nyata antara populasi P. marginatuspada daun dan buah.Setelah pengamatan pertama, populasi kutu putih pepaya secara umum tidak berfluktuasi antara pengamatan satu dengan pengamatan berikutnya. Pada musim kemarau, populasi imago dan nimfa P. marginatus pada daun dan buah tidak menunjukkan perbedaan yang nyata secara statistik imago betina (gambar 1)
 dan kemarau (Tabel 3) tampaknya populasi tidak menunjukkan perbedaan yang nyata.
Dari data ini didapatkan informasi baru bahwa yang selama ini kutudaun atau kutu lainnya populasinya turun akibat hentakan tetesan hujan, namun hal ini tidak terjadi pada kutu putih pepaya. (Gambar 2 kantong telur)

. Serangga ini dilaporkan menjadi hama pertama kali ditemukan di Florida pada tahun 1998 (Walker et al., 2003). (gambar 4 nimfa 2)
. Perkembangan populasi hama P. marginatus dipengaruhi oleh faktor abiotik seperti temperatur, kelembapan, kesuburan pertumbuhan tanaman, serta faktor biotik seperti populasi tanaman dan musuh alami seperti predator dan parasitoid (Amarasekare et al., 2008). Keberadaan musuh alami memiliki peranan sebagai pengatur populasi hama P. marginatus di pertanaman pepaya. Namun, pemanfaatan musuh alami belum diterapkan di pertanaman pepaya karena informasi mengenai populasi dan musuh alaminya masih sedikit. Pesebaran hama P. marginatus dapat disebabkan oleh angin, terbawa bibit, terbawa oleh manusia, maupun terbawa serangga lain dan terbawa burung.( gambar 5.Nimfa 3)
.


Pepaya memiliki daging buah yang lebih tebal, manis dan produksinya cukup tinggi dengan bobot buah 1,5 kg. Pada beberapa daerah ditemui adanya serangan OPT yang mengakibatkan adanya potensi kerugian ekonomis yang dialami petani.