Kata seorang lelaki kepada kaumnya, "Dulu, ketika gelombang pasang, aku menulis seuntai kalimat di atas pasir dengan ujung tongkatku; dan orang hingga kini masih mampir untuk membacanya dengan hati-hati agar tidak menghapusnya."Lalu kaumnya berkata, "Aku pun pernah menulis di atas pasir, tetapi aku menulisnya pada saat gelombang surut. Gelombang pasang telah melenyapkan tulisan itu. Wahai lelaki, katakanlah apa yang engkau tulis sehingga masih dibaca orang sampai masa sekarang?"
Dan lelaki itu menjawab, "Aku menulis begini: 'Aku adalah dia'. Lalu, engkau sendiri apa yang kau tulis? "Kaumnya menjawab, "Aku menulisnya begini: 'Aku hanyalah setetes air dari samudera yang besar ini".