Selamat malam menjelang pagi sahabat steemian Indonesia yang saya banggakan. Pada postingan-postingan terdahulu saya telah menampilkan sejumlah foto burung yang menghuni KL Bird Park. Kali ini, saya akan kembali menampilkan dua ekor burung.
Burung-burung tersebut yaitu, Umbrella Cockatoo dan Palm Cockatoo. Yang merupakan dua jenis kakak tua berbeda.
Umbrella Cockatoo
Pada leatlet informasi tentang burung yang ditempelkan pada dinding kandang, saya mendapatkan informasi bahwa ternyata burung ini endemik di Pulau Halmahera dan Bacan, Maluku Utara, Indonesia.
Burung ini disebut juga Cacatua Alba. Disebut demikian karena seluruh bulunya berwarna putih, yang kemudian disematkan kata "umbrella" (payung), karena memang ada mahkota yang bertengger memayungi kepalanya.
Leaflet tersebut juga memberitahukan bahwa burung ini suka memakan biji-bijian dan buah-buahan. Dan habitat mereka di hutan tadah hujan dan daerah perkebunan.
Palm Cockatoo
Burung ini merupakan salah satu peliharaan favorit, karena kelembutannya, walaupun kadangkala suka menjerit di saat matahari terbit atau terbenam. Uniknya, burung ini dapat hidup selama 80 tahun.
Kelebihan burung kakak tua ini, mampu meniru suara manusia. Sayangnya, burung ini terancam punuh. Akibat diburu untuk diperjualbelikan atau habitatnya memang rusak akibat pembalakan liar.
Burung ini dapat dijumpai di Kepulauan Aru, Papua Nugini dan Queenland, Australia. Seperti jenis kakak tua lainnya, burung ini juga senang makan buah-buahan dan biji-bijian.