View yang ala-ala grand canyon ini merupakan penampakan gunung pegat, gunung kapur yang berada di Jalan Raya Babat - Jombang.
Gunung yang mulai aktif di tambang sekitar 10 tahun belakangan. Kapan tepatnya saya tidak tahu, yang saya ingat saat masih sekolah dulu gunung pegat ini masih sepi aktifitas, bahkan memiliki kesan sangar seperti kesan-kesan gunung lainnya.
Salah satu mitos yang dulu dipercayai, kalau pengantin baru untuk pertama kalinya melewati jalur tersebut harus melepaskan dua ayam ( saya lupa, ayamnya entah harus warni hitam/ putih mulus ). Dan sepertinya mitos tersebut sudah semakin jarang saya dengar.
Atau mungkin, pasangan pengantinnya mengambil jalur lain kali ya? Karena sekarang sudah ada beberapa jalan alternatif jika memang tak ingin melewati gunung pegat. Tentu saja lebih jauh dan jalannya tak semulus jalan Raya Babat - Jombang sih.
Overall, ini adalah untuk kali kedua saya menyegaja jelajah kawasan gunung pegat. Menurut saya, reliefnya indah, unik dan asyik kok. Karena ini adalah kawasan tambamg batu kapur, tentu saja yang dominan kesana para penambang. Tak banyak orang yang sengaja masuk untuk niatan ala-ala wisata semacam yang kami lakukan ( saya dan adik sepupu ).
Kami sempat ngobrol dengan bapak-bapak penambang, malah dikira kami ini orang luar daerah. Ya mungkin karena kami semangatnya motret ini dan itu.
Bagi yang sedang menempuh rute di Jalur Babat - Jombang, bisa lho istirahat di kawasan tersebut sambil menikmati pemandangan alami gunung kapur yang agak-agak mirip gunung purba itu.