Suasana penukaran uang baru untuk merayakan Idul Fitri pada 15 – 16 Juni 2018
Biasanya menjelang Hari Raya Idul Fitri sudah menjadi tradisi di Indonesia masyarakat menukarkan uang dengan uang baru pecahan kecil lebih kecil, tidak terkecuali di Aceh. Tujuannya nanti pas waktu lebaran Idul Fitri bisa membagi-bagikan uang baru tersebut ke sanak saudara dan tamu terutama tamu yang membawa anak-anak kecil untuk bersilaturahim ke rumah kita nantinya atau waktu kita bertamu ke tempat orang lain. Makanya tak heran bila banyak orang berbondong-bondong menukarkan uang baru pecahan kecil di Bank-Bank pemerintah maupun Bank swasta, penukaran uang ini yang diselenggarakan dan dikoordinasi oleh Bank Indonesia (BI) di seluruh Indonesia.
Untuk di Kota Lhokseumawe, pusat kegiatan penukaran uangnya dipusatkan depan halaman Mesjid Agung Islamic Center, dan sudah dimulai dilakukan penukaran dari tanggal 28 Mei hingga berakhir 7 Juni 2018. Hari Kamis kemarin adalah hari terakhir pertukaran uang tersebut untuk masyarakat di Kota Lhokseumawe, Aceh.
Suasana kami lihat begitu banyak banyak masyarakat yang antri menunggu giliran penukaran, Bank Indonesia (BI) dan Bank lainnya menyediakan pecahan uang baru baik berupa Rp 2000, Rp 5000, Rp 10.000, Rp 20.000, Rp 50.000 sampai Rp 100.000 yang baru. Penukaran uang baru yang diselenggaran oleh Bank Indonesia dan beberapa Bank lainnya, cukup mudah dilakukan karena prosesnya gampang dan cepat, tergantung dari jumlah antrean. Jika Antrean panjang, tentu butuh waktu lama untuk menukarkan uang. Kesimpulan yang saya pantau di hari terakhir, penukaran sampai sore hari sebelum sholat Ashar masih berlangsung.
Tak ada yang lebih indah untuk bisa merayakan Lebaran Idul Fitri pada 15 - 16 juni 2018 bersama keluarga tercinta dan bersilaturahmi dengan keluarga kerabat dan para tetangga. Berbekal uang baru pecahan kecil, tentunya akan membuat mereka para anak-anak kecil yang menerimanya juga semakin senang dan bersemangat. Semarak Hari Raya Idul Fitri semakin meriah dan indah dengan berbagi bersama keluarga, kerabat, dan sahabat, serta orang lain yang datang ke rumah kita untuk saling bersilaturrahmi. Terima kasih, Salam Steemit untuk Sahabat-sahabat semua. . . . . . . . .