Innalilahi wa innailaihi raji'un
10 April 2018, Indonesia telah berduka atas wafatnya pak Danarto, salah seorang sastrawan, cerpenis, dan pelukis terbaik di Indonesia.
Pada tanggal yg sama 10 April 1931, tepatnya 87 tahun silam dunia telah kehilangan Kahlil Gibran, sang Maestro sya'ir terbaik sepanjang masa. Mereka berdua telah kembali ke pangkuan Ilahi, tapi karya-karya mereka akan terus hidup dan dinikmati.
Dalam cerpen pembuka "Jantung Hati", dalam buku kumpulan cerpennya yang berjudul "Kaca Piring", Danarto pernah mengatakan: "Ternyata kematian itu membahagiakan. Sungguh di luar dugaan. Kematian itu tidak terbatas. Luas bagai cakrawala. Mengapa harus ditangisi? Jelas ini salah tafsir" (2008: 10)
Selamat jalan pak Danarto. Karyamu akan tetap dibaca dan dikenang. Semoga husnul khatimah.