Gundah
Demi karang
yang telah pecah
Bahwa Anugrah
Tiada yang abadi
Mimpiku
Semerah darah
di ujung panah
Tergugah Bersimbah darah
Rebah
Ah payah
Kau dan aku pasrah
Aku dan kamu telah kalah
kakiku yang terbenam sedalam jangkar
Tanganmu melambung setinggi angkasa.
Ah Sudahlah
Yang aku takutkan
hanya angin semilir
merembah
datang sebelum ombak
Kau dan aku tak lagi terpacak
Kita terpecah
Kita kalah
Tak lagi beriak
seperti patung pasir
Yg di Diterpa ombak
Pembaca
Jangan marah
Karena memang tiada arah
Selatan
18 April 2017
Tanpa sampul