If the dark night makes it harder for us to sleep, there's nothing to blame just because it's suddenly all irregular.
The sound of longing was even louder than the sound of crickets in the village, or even louder than the sound of a horn in a traffic jam.
Words are scattered unable to neatly arrange themselves, to describe the art of loving and being loved.
A cup of bitter black coffee - never even able to describe the longing of two hearts that are physically distant but whose heart is very attached.
There's nothing to blame, though longing to make a mess.
INDONESIAN: Kita Masih Saja Mencari Kebahagiaan di Tengah Keramaian [#NarasiLestari 29]
Bila malam yang pekat semakin membuat kita sulit tidur, tak ada yang perlu disalahkan hanya karena mendadak semua tidak teratur.
Suara kerinduan bahkan lebih nyaring dari suara jangkrik di desa, atau bahkan lebih bising dari suara klakson di kemacetan kota.
Kata-kata berhamburan tak mampu menyusun diri dengan rapi, untuk mendeskripsikan seni mencintai dan dicintai.
Secangkir kopi pahit yang pekat--bahkan tidak pernah mampu mendeskripsikan rindu dari dua hati yang fisiknya jauh namun hatinya sangat lekat.
Salam Bahagia dan Lestari
Posted from my blog with SteemPress : http://narasilestari.com/we-still-seek-happiness-in-the-midst-of-the-crowd-kita-masih-saja-mencari-kebahagiaan-di-tengah-keramaian-narasilestari-29/