Ku lihat engkau wahai nenek yang berkonde
Teringat akan cerita fiktif di gunung Merapi
Kisah nenek lampir yang tidak tau tentang syariat Islam
Dia juga takut dengan alunan azan nan merdu
Dia juga takut kepada orang bersyurban dan wanita bercadar
Nenek lampir engkau pantas tinggal di gunung Merapi
Karena disana tidak ada suara azan
Tidak ada orang bersyurban dan perempuan bercadar
Wahai nenek yang tidak tau tentang syariat
Tidak mau mendengar alunan azan kami
Dan tidak suka melihat perempuan bercadar
Lebih baik engkau tinggal di gunung Merapi
Karena disana engkau boleh berkata apa saja
Boleh berkarya apa saja karena kami tidak mendengar apa yang engkau berkata
Wahai nenek lampir jangan engkau hina Agama kami
Kami tidak pernah menghinamu dan menganggumu
Bersiaplah kami akan menuntutmu
Dimana pun dan kemanapun engkau pergi kami akan mencarimu wahai nenek yang bergigi kuning
Ini adalah karya saya sendiri tidak ada editan atau plagiat walau pun jelek ini hasil original saya semoga sahabat steemians menyukainya puisi saya ini.