Untuk Ulamaku Tercinta, Dr.Muhammad Al Habib Rizieq Syihab
source
Aku melihat berita di dunia maya,
Dan aku menangis tanda terluka,
Aku hanya tahu Bapak Habib diperiksa polisi,
Sekalipun aku tidak tahu semuanya,
Tapi...
Air mata menetes melihat seorang ulama diperlakukan layaknya seorang tersangka.
Di jaga ribuan polisi....
Disidang bagai milisi...
Seolah-olah...
Bapak Habib lah yang salah.
Habib...
Apa mereka tidak tahu kalau bapak penerus para anbiya?
Jika tidak ada ulama, bukankah dunia kacau balau dan tak lama akan binasa?.
Habib...
Melihat wajah bapak habib aku menangis...
Aku menangis karena seorang ulama penerus ajaran Anbiya diperlakukan dengan semena-mena.
Sekarang...
Aku semakin yakin...
Negeri sudah tak berpihak kepada kita.
Penguasa sudah buta akan dunia.
Dan para petinggi dengan seenaknya memecah belah antar umat beragama.
Habib...
Wajah bapak habib letih,
Peluh bapak habib sudah tak terhitung di jalan lillah...
Maafkan aku bapak habib...
Yang membiarkan bapak habib seorang diri harus berurusan dengan hukum yang tak berpihak kepada kita...
Maafkan aku bapak habib...
Harusnya aku di depan bapak habib sebagai pembela ulama...
Maafkan aku bapak habib...
Yang harusnya membela namun saat ini belum bisa berbuat apa-apa.
Aku ingin berkata di depan para penguasa...,
Wahai penguasa!,
Kenapa kalian perlakukan Ulama seperti layaknya tersangka?
Kalian durhaka!
Laknat Allah pasti nyata!
Kalian dzalim pada ulama!
Lihatlah...
Lihatlah...
Tak lama lagi...
Sang Penguasa yang sebenarnya akan membalas apa yang kalian lakukan terhadap penerus risalah-Nya.
Habib....
Bersabarlah Habib...
Kami bersama bapak habib.
Ingatlah habib...
Allah bersama kita.
Semoga Allah ganti lelah bapak habib dengan pahala Syurga.
Jangan pernah gentar akan makar manusia,
Karena makar Allah pasti mengalahkan segalanya.
Ya Allah...
Malam ini aku berdoa...
Semoga Engkau kabulkan doa setiap Ulama kami. Aamiin.....!!