Ya sudah. Pergilah!
Esok bosan cobalah kau pulang
Ikuti jalan di mana kau lalui
Di sana kutabur benih-benih kembang, agar arah masih engkau kenal
Barangkali rinduku membosankan
Membuat jengah kala cinta kupuisikan
Terbanglah ke mana kau suka
Hinggaplah di mana kau temukan sejatinya bahagia
Menara asmara biarkan hampa
Senyap dari gema suara
Dari pantulan canda kita
Dari lirih bagai saat kau merajuk manja
Aku sayang padamu
Tak ingin ada luka hatimu
Meski tercabik rasa hati ini
Biar saja kudiam menantimu kembali
Selama kepuasanmu tak berujung sekarat
Bersulanglah di atas panggung hianat
Bahkan jika bangkaimupun terdampar
Ikhlas kumandikan dengan harum tetes penantian