Aku tidak tahu apakah aku harus mundur ke masa lalu atau aku harus melangkah ke masa depan.
Rasa dan harapan yang begitu besar ini, aku tidak tahu apakah ini akan membuat mu bahagia atau malah menderita.
Saat kau merasa takut bahagia itu sulit datang karena kita yang berbeda, disaat itupun harapan ku sirna.
Aku ingin kau bisa bahagia dengan rasa yang kau punya tanpa adanya rasa takut akan kecewa.
Biarlah rasa ini kuserahkan kepada Allah karena hanya Dia Sang Maha Yang Menciptakan Rasa.
Karena kalau rasa ini kusimpan sendiri aku tak tahu apakah aku bisa mengendalikannya. Aku juga tidak tahu sedalam apa aku akan sakit dan kecewa.
Sejatinya perbedaan itu sebagai pelengkap dalam cinta bukan menjadi ketakutan untuk mencapai bahagia.