Tidak deras, juga tidak kering, namun air mata ini masih saja mengalir.
Perlahan...
Begitu pelan...
Butir-butir itu bergulir dengan lamban...
Air mata sudah seperti mata air, meski dibendung dia akan tetap terpancar dan mengalir.
Menghanyutkan luka dan rasa sakit.
Dan aku terbawa derasnya arus...!