Tuhan
Aku tahu tulisan dosa telah menghabiskan berjuta pena
Tak terhitung debit tinta menoreh kekufuran
Miliaran aksara telah tertuang membentuk kata
Miliaran kata berterbangan tak bertuan
Lembar demi lembar paparkan kesalahan di setiap detiknya
Tuhan
Sungguh aku malu
Segudang dosa mengerumuniku
Aku malu
Jika harus menerima buku tebal di hari pengadilan-Mu
Tuhan
Bagaimana menghapus setiap kata di buku dosa?
Bagaimana menghentikan aliran tinta Atib yang kian tertib menulis tentang kedurhakaanku?
Tuhan
Bila sebanyak itu dosa
sebanyak itu kesalahan
Adakah tempatku mendapat ampunan?
Setidaknya melerai seribu kata atau selembar dosa
Di Ramadan-Mu
Telah kau tabur berjuta kebaikan di setiap malam
Telah kau siapkan peredam kesalahan
Telah kau sediakan satu paket indah di tangan
Semoga kami menjadi pemenang di Ramadan-Mu, Tuhan.
Panga, 18 Mei 2018
17.12 WIB