KSI Barsela
Tempatku menenun asa
Tempatku menganyam jala
Adalah paku yang menghubungkan papan-papan menjadi perahu
Satu, saling membantu mengarungi samudera
Saat pertama aku memasuki rumahmu
Kau perlihatkan hamparan laut biru
Tubuhku berpatung menyaksikan mereka bernari riang di atas gelombang
Berselancar di antara ombak yang menghantam
Menyelam dan berenang bersama ikan
Seketika kau tepis lamunan
Kau sodorkan sebatang kayu di tangan
Aku bingung, menatapmu dengan gamam
Suaraku keluar dari kerongkongan "Aku ingin berenang bermain bersama buih-buih di tepian"
Kau menyangkal
Tidak! Katamu "Kau harus naik sampan, pergilah ke tengah lautan"
Untuk menjala ikan-ikan bukan sekadar menikmati deburan gelombang
Lalu, kau kenalkan aku dengan mereka
-beberapa orang yang lebih dulu mengayuh bahtera-
penunjuk jalan pertama kali
pemberi inspirasi,
membantuku menyulap kalimat sederhana menjadi kata indah yang sarat makna
Bang mengajariku tentang arti kualitas tulisan
Bang guru pengajar bahasa
Bang pembuka ide-ide yang meramu di kepala
Bang mengajariku cara menjala pisces
Bang mengajariku mengayuh kaki tuk berenang agar tak tengelam
Bang terus mengawal di setiap postingan
Bang memotivasiku belajar menyelam
Bang penenang di kala panik
Bang percerah ketika mendung menggempul di angkasa
Bang adalah ketua yang peduli dengan anggota
Bu penebar inspirasi wanita
Dan beberapa lainnya yang tak mungkin satu per satu kutata
Hanya seikat kata yang kusemat dalam doa
Kurapal terima kasih yang tak henti-hentinya
Jarak dan waktu bukan sekat tuk bahagia
Semoga kita tetap bersama melukis asa di langit senja
Panga, 26 Mei 2018
19.46
Salam hangat KSI Barsela