Kondangan Berharap Hujan
Ada kabar rembulan akan menikah
Dia pujaan dalam remang malam
Surat undangan di bawa burung gereja
Dilemparkannya ke jendela hatiku
Jiwaku tiba tiba kering
Hening...
Aku pergi kekondangan
Ternyata rembulan memilih matahari
Dipusat jagat yang riang
Diatas pelaminan semesta
Aku berbisik pd rembulan:
"Ternyata cintaku tak sepanas matahari"
Menuju meja prasmanan
Hanya kerontang yang kau sediakan
Karena aku tahu ibu bumi mu kelaparan
Dan bapak langitmu kekeringan
Melangkah pulang...
Aku selipkan amplop kosong berisi harapan di dalam beha mu
"Semoga matahari membuahimu,dan lahir anak rembulan dari tetesan hujan.
Hingga hijau gantikan gersang"
---
Haryadhi, Banjar 2018
Lingkar Sastra Gombong (Lisong)