***Ibu
Maafkan aku
Saat ku kenang hari lalu
Berlinang air mata ini
Kasih mu Ibu
Bagai putaran bumi yang tak pernah berhenti
Seperti aliran air yang jelas muaranya
Ibu
Bahkan engkau tidak mengeluh
Saat aku menumpahkan segala keluhan ku pada mu
Engkau menerima segala kekurangan ku dengan senyuman
Engkau lawan segala penghinaan dunia terhadap ku
Berlinang air mata ini
Maafkan aku
Ibu
Engkau melupakan segala kenikmatan dunia
Engkau mengorbankan dirimu sampai tak bersisa
Untuk ku
Maafkan aku
Ibu
Tidak ada yang kulakukan untuk mu
Namun tetap saja diri mu tidak berpaling
Tetap tersenyum untuk semua beban hidup yang ku tawarkan
Selangkah pun engkau tak gentar dengan dunia ini
Maafkan aku
Ibu
Maafkan aku
Aku tidak berguna
Aku bahkan tidak bisa mengurangi beban hidup yang engkau pikul sendiri
Aku sangat jauh dari membahagiakan mu
Berlinang air mata ini
Maafkan aku
Ibu
Wajah mu mulai berkeriput
Tapi kegigihan mu masih karang yang kokoh
Aku masih berharap mendengar keluhan mu
Engkau masih membisu
Engkau menceritakan semua pada malam
Engkau menceritakan semua pada Tuhan
Maafkan aku
Ibu
Masih saja kau mengkhawatirkan ku
Engkau ingin menanggung semua derita ku hingga tak bersisa
Padahal langkah mu mulai gontai
Berlinang air mata ini
Maafkan aku
Ibu
Maafkan aku
Maafkan aku
Maafkan aku***
Join Our SteemShools Poetry Class at discord