Sayup mata tertimpa angin
Tegelam terpejam pelan - pelan
Adakah rindu yang kau sampaikan
Angin,berbisik..............
Jejak mu hanyalah sepintas
Mengapa tak senjenak berhenti saja
Aku ingin memasang telinga
Bahwasanya tak sedikit yang merindu
Dimanakah kerinduan itu berada
Tak aku jumpa wujudnya
Meski hanya sekelabut bayangan
Tak kudapat bayangan hidup nya
Gemuruh hujan bersuara pada genting
Embunya membias di balik jendela
Adakah air mata yang berlinang untuk ku
Saat ia sunguh-sunguh merindu
Rindu saat mengadu dengan Nya
Menyelipkan doa untuk di pertemukan dengan separuh jiwa
Sebuah tulang rusuk yang akan menguatkan tulang punggung
Oh jodoh ku jemputlah daku
Kita harus terikat aturan Allah
Kita juga di bekali akal
Untuk memahami aturan Nya
Ketika kita memutuskan untuk taat atau melangar aturan Nya
Adalah pilihan kita sendiri
Bagaimana cara kita untuk mendapatkan jodoh
Adalah pilihan kita
Dengan jalan diridhoinya atau tidak
Tetapi hasil akirnya
Allah yang menentukan