Senja, Jangan Berlama-lama
Datang
Datang, dan
Kali ini seakan tak mau hilang
Tak seperti biasa, Dulu
Senja yang kita tatap begitu malu
Berlalu, dan tinggalkan cerita
Terang
Terang
Masih saja terang
Padahal, Bulan dan Bintang juga telah menyiapkan cahaya terbaiknya
Namun, tetap saja
Senja bahkan mau menunggu lama
Mendengar sampai usai cerita indah yang menyisakan luka
Tak peduli meskipun mentari tinggal separuhnya
Tak dihiraukan jua lelahnya surya yang seharian berkeliaran
Senja seolah sengaja membiarkan dosaku berlama-lama merindumu
Aku tidak tau apakah bulan dan bintang akan diselimuti awan yang mendung malam ini?
Atau kah mereka mengundang cahaya kerlap kerlip lampu pesawat terbang?
Jikapun kedua hal itu terjadi, terima kasih ku ucapkan
Tersebab petir telah mengusir pesawat yang menerbang tinggi harapan...
Laga Batang, 03 oktober 2017