Pedati
Terseok miring ketepi
Menapaki luka penuh gerigi
Lalu oleng pada kata henti
Kekasih
Teronggok lirih pada hati
Menapaki kisah penuh elegi
Lalu limbung pada kata Nanti
Pedati dan kekasih
Sama sama dalam ilusi
Yang dipermainkan nada sesuka hati
Hingga kini masihlah dalam Tapi,
Luka dan hati
Sama pasangan serasi
Pasangan hakii tanpa janji
Sehidup semati tanpa alibi
Aku pedati kau kekasih
Aku janji kau hianati
Perih tertikam belati
Tapi kubunuh kau dalam tiap puisi
Kubunuh kau tanpa andai
Kubunuh bersama mimpi
Dan aku menyaru dalam rinai
Hujan yang menyetubuhi bumi
Hingga reinkarnasi
Sebagai sepi
Cuma sepi,
Tanpa tapi