Gelisah
Tak tahu entah darimana pena ini harus memulainya,Perasaan apa yang kini bersemayam menyelimuti jiwa...
Tak ada setitikpun ketenangan dalam tiap hembusan nafas
Separuh jiwa seakan tak berada di dalam raga
Di tengah pancaran senyum sang rembulanKepedihan terasa semakin bersemayam dalam jiwa.
Memang benar....Kilauan bintang tak pernah pergi meninggalkan malam.Namun Hati, hanya diam terbalut oleh luka.
Jiwa, seakan tak tenang menyaksikan sunyinya hamparan bumi
tak ada percikan cahaya dalam tiap hembusan nafas kehidupan.
Bulan seakan enggap membagikan senyuman,
hanya mampu bersembunyi dibalik awan hitam nan pekat.bintangpun terasa enggan menampakkan kilaunya.
Tak ada penghidupan dalam tiap detikan sang waktu.
senjapun kini seakan enggan bersajak.