Poem of The Day: 4 by 
" Topeng Kemarin "
Engkau yang berdiri di lorong hitam
Menyandarkan tubuh pada bayang-bayang masa lalu
Menari-nari anganmu dalam bayang-bayang semu
Menggoda hasrat tumpahkan nafsu sesat sesaat
Mencari jiwa-jiwa kosong bertebaran liar
Sesekali senyummu menampakkan seringai taring kebencian
Membakar hati kotor dengan amarah
Engkau semakin tersenyum lebar
Menyaksikan kegaduhan-kegaduhan yang kau buat
Korban bergelimpangan terhuyung-huyung limbung
Mencari pegangan sandaran barang sekejap hilang
Engkau ambil sandaran itu, engkau tunjukkan pada semua orang
Lalu kau lempar sandaran itu ketika semua orang terbuai
Engkau menang oleh keadaan
Engkau menang oleh kegaduhan
Engkau menang oleh kebencian yang engkau ciptakan sendiri
Engkau tertawa terbahak bagai kuda gagah di medan perang
Engkau berpesta merayakan kemenangan perang
Engkau tenggak berliter-liter arak sebagai seorang pemenang
Lalu tubuhmu roboh bagai kayu kering yang rapuh
Engkau mulai menangis
Air mata menetes tanpa bisa engkau tahan
Engkau tersungkur dan kalah oleh dirimu yang kemarin
Topeng murka yang engkau kenakan, menjajah jiwamu tanpa bisa engkau cegah
Topeng murka, merenggut kemenanganmu
Topeng murka, topeng yang engkau kenakan kemarin
Poem of the day, by: @wongjava