Sumber foto Luca Modric
Pascapiala dunia Rusia 2018 lalu, rasanya tak ada yang tak kenal dari pesepakbola yang satu ini. Namanya melejit bak roket ke angkasa raya. Si mungil nan lincah itu begitu membuat orang banyak kagum padanya.
Semula, orang sama sekali tak memperhitungkan penampilannya bersama negaranya Kroasia. Namun, fakta membuktikan lain, ia bersama teman-temanya mampu merengsek masuk ke empat besar dan menembus sebagai runner up, kejuaraan sepakbola paling bergensi di jaga raya ini.
Meskipun tak berhasil membawa negaranya menjadi kampiun di piala dunia, FIFA menobatkannya sebagai pemain terbaik kejuaran sepakbola empat tahunan tersebut. Aksi brilian yang diperlihatkannya pada piala dunia itu membuat banyak klub dunia ingin meminangnya.
Salah satunya Inter Milan dari Italia. Merasa bintangnya dalam incaran, membuat klubnya saat ini Real Madrid tak mau kehilangan begitu saja, meskipun kontraknya baru habis 30 Juni 2020. Presiden Real Madrid Florentino Perez akhirnya membandrol pemain berusia 32 tahun ini dengan harga yang super wah dan buat kita geleng-geleng kepala.
Modric dihargai sebesar 750 juta euro atau sekitar 12 triliun rupiah. Tentu ini membuat mata kita makin melotot jika melihat bandrol super wah tersebut. Bahkan, sejumlah media melansir bahwa harga Modric ini 7 kali lipat lebih mahal dari harga Cristiano Ronaldo saat dijual ke Juventus yang hanya 100 juta euro dan 5 kali lipat lebih mahal dari harga pemain termahal di dunia, Neymar, saat ditransfer dari Barcelona ke Paris Saint Germain.
Harga yang fantastic ini mungkin sangat beralasan, sebab selepas piala dunia Rusia 2018, ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik Eropa, mengalahkan dua rivalnya Cristiano Ronaldo dari Real Madrid yang kini bermain di Juventus serta Moh Salah pemain asal Mesir yang begitu bersinar di tahun ini yang bermain di Liverpool.
Kini ketiganya, juga menjadi dominasi sebagai pemain terbaik dunia 2018. Luca Modric, Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah, lagi-lagi bersaing mendapatkan suara untuk menjadi pemain terbaik dunia.
Terlepas dari orang suka dan tidak suka, prediksi saya Modric akan terpilih dan dinobatkan juga sebagai pemain terbaik dunia. Alasannya cukup sederhana, kepiawaiannya dalam piala dunia dan bersama klubnya Real Madrid dalam musim ini, membuka jalan mulus untuk bisa meraih itu semua.
Jika ini terjadi, maka Modric akan mengakhiri sisa karirnya dengan hattrick yang membanggakan. Dimana, mampu mensandigkan tiga gelar pemain terbaik dalam satu tahun, yakni Pemain terbaik Piala Dunia, Pemain terbaik eropa dan terakhir sebagai pemain terbaik dunia.
Nah.. kita tunggu saja pengumuman resmi FIFA yang akan disampaikan pada 24 September 2018 ini di London, Inggeris. Para kapten dan pelatih Tim Nasional (Timnas) yang berafiliasi dengan FIFA, ditambah para wartawan pilihan FIFA akan melakukan pemilihan dan menentukan suara mereka.
Mampukah Luca Modric menghentikan laju Ronaldo yang sudah meraih pemain terbaik dunia sejak 2016, 2017. Waktu akan menjawabnya.