Saleum Steemians
orange mirabilis jalapa dari taman
Sebulan terakhir ini, sibuk bukan main dengan urusan warung dan kerjaan lain, sehingga tidak sempat merhatiin sekitar rumah yg biasanya jadi tempat saya dan istri bersenang-senang. Bahkan untuk mendengar cerita perkembangan di Steemit saja pun jadi jarang juga. Cicisaja yg masih terus menyempatkan diri untuk fokus di Steemit, meski kadangkala mengeluh juga siy ๐
Tidak sempat memperhatikan beberapa bunga "jam 4" nya bermekaran, tidak sempat menanam benih labu yang baru, tidak sempat memupuk mawar dan menyiram tanaman. Belum lagi soal banyak tanaman yg meranggas karena tertimpa bekas tembok yg dihancurkan untuk perluasan warung kami.
bunga anting putri atau water jasmine yang masih terus berbunga meski kurang dirawat
Syukurlah sepulang dari Jogja, 4 September lalu, waktu untuk menulis dan berbagi cerita lewat steemit, mulai lebih luang. Ini hanya sedikit Update tentang kehidupan sehari-hari saja. Mudah2an ada manfaatnya bagi yg membaca.
buah labu terakhir sebelum batang ya ditebas
Total hanya 4 buah labu berukuran besar yg berhasil selamat hingga dipetik, jauh lebih sedikit dari harapan. Biasanya kami berhasil memetik hingga 10 buah dari setiap benih yang tumbuh dan bertahan. Maklum saja, lahan sempit dan cuaca yg kurang baik juga turut berpengaruh. Alhamdulilah, mau berbuah dan bisa berbagi juga. Cici hanya menggunakan separuh saja dari labu yg pernah kami panen, sisanya dibagikan kepada tetangga dan kerabat.
Pak Samsuddin, satpam RT 7 menerima buah labu terakhir itu dengan senang hati, meski wajahnya kelihatan agak lelah begitu๐
Bergiliran mengurus warung itu sebenarnya tidak pernah benar-benar terjadi pada kami, seringkali saat giliran Saya, cici malah lebih aktif, atau saat gilirannya, dia malah asyik ngetik di hp atau laptop๐. Cici akan sangat sibuk, bila kami kedatangan pelanggan muda yg meminta disuguhi kopi gayo atau Sanger khas-nya. Hanya dia yang paham caranya, bahkan saya lebih senang dibuatkan kopi daripada bikin sendiri, beda jauh rasanya walau bahan bakunya sama.
Saya pikir kami sudah sangat serius mengurus warung, mulai dari renovasi yg sempat mandeg karena Tukang ya kurang profesional, hingga hunting tempat belanja grosiran yang murah untuk memaksimalkan pemasukan tanpa menaikkan harga2, juga menjadi tantangan tersendiri. Namun, tentu saja tidak ada yang instant dalam setiap proses, mie instant saja perlu proses lebih dari 3 menit untuk mempersiapkan ya, apalagi sebuah usaha dagang.
belanja di toko grosir terbesar di dekat Pamulang, saya harus membungkus sendiri barang belanjaan
Alhamdulilah, kami punya pelanggan yg setia. Beberapa waktu kami tidak membuka warung di malam hari karena sedang berada di luar kota saja bisa membuat mereka kelabakan sendiri. Ya, barangkali menikmati malam sambil berbagi cerita dengan orang-orang yang dikenal itu lebih penting daripada sekedar minum kopi dan mengisap rokok yg mudah dan bisa dilakukan dimana saja.
menerima jendela bekas sumbangan dari mesjid untuk renovasi warung
Ya, kami tidak menggunakan semua bahan terbaik dan terbaru untuk proyek perluasan warung, setiap tetangga yg menawarkan apa yg mereka punya tanpa diminta selalu kami terima, cici pun tidak protes soal design yang nantinya entah sesuai atau tidak dengan seleranya, yang jelas Saya tahu, dia butuh keleluasaan bergerak dan kepraktisan akses terhadap setiap peralatan dan barang yang dia perlukan untuk memastikan warung dapat terus beroperasi dengan baik.
Banyak tetangga yang ingin tahu, bagaimana nanti bila Bapak yang mereka tahu sebagai pemilik warung bersikap melihat perubahan yang signifikan pada warung kami itu. Saya yakin benar bahwa Bapak adalah pendukung setia dan terbaik saya selain istri dan adik perempuan saya, Dyah. Sebuah perubahan selalu menimbulkan pertanyaan dan terkadang keraguan yang tidak berdasar.
Fleksibilitas itu perlu, yang berarti setiap perubahan yang terjadi dan kita menyesuaikan diri dengan cara ikut berubah, namun tanpa meninggalkan tujuan yang telah kita tetapkan
Bunga tetap tumbuh selama lingkungan mendukung, hidup terus berjalan selama manusia tidak mengambil tindakan bodoh untuk memutuskannya, berusaha untuk maju dan tidak terdiam pada kenyamanan yang sudah ada atau menolak perubahan bukan tindakan tepat. Berubah, berkembang menjadi lebih baik akan membawa kita pada keindahan rasa yang tak dipahami semua orang yg tidak mengalaminya.
Terima kasih sudah membaca tulisan sekedar pengisi waktu ini, selamat berakhir pekan ๐
mari minum saparella semeriwingggggg ๐
Pamulang Estat, 7 September 2018