CERITA KONYOLKU
Hallo semu bertemu lagi dengan saya di postingan flora. Aku akan membagikan cerita pengalaman konyol saya dengan kembang assoka kuning.
Kisahku sebenarnya cukup memalukan, tapi saya sudah siap. Buat saya yang penting anda bisa terhibur dan tertawa.
Tahun 2009, tinggal seorang pengangguran yang berbadan kurus dan dekil. Pekerjaannya hanya mancing dan klontang-klantung tak jelas, itulah aku.
Kala itu usiaku 30 tahun, di usia yang tak muda lagi. Aku mulai memikirkan bagaimana nasibku dan bagaimana kelanjutan hidupku.
"Apakah saya harus menjadi pengangguran yang miskin selamanya?!"
"Aku tidak mau Tuhan"
Anganku mulai melayang, aku harus mencari cara bagai mana kelak aku bisa menjadi kaya.
Ibarat mimpi di siang hari, anganku pasti tak mungkin terjadi. Tak mungkin Tuhan akan menjatuhkan uang dari langit. Tapi tak ada pekerjaan yang bisa aku lakukan selain mengkhayal.
DEMI SEBILAH KERIS
Sebelum melanjutkan kisah bunga assoka dan aku, sedikit pertanyaan dari saya untuk anda? Apa yang terlintas di benak anda tentang jawa. Tariankah? kelembutankah? Atau sebilah keris?
Aku yang bersuku Jawa mengakui kalau keris sebagai barang mewah dan punya nilai seni tinggi.
Yang aku dengar dari penuturan mitos tentang keris. Keris termasuk benda bertuah, yang bisa memberi perubahan kepada pemiliknya.
Seperti keris Umyang Jimbe yang katanya bisa mendatangkan uang ghaib dan membuat pemiliknya kaya. Asyik bukan mitosnya?
Mitos itu begitu menggoda bagi saya yang masih berprofesi penganganguran ulung.
Batin saya menuntut untuk mendapatkannya.
Aku datangi ke beberapa guru spiritual.
Ada satu guru yang mengerti hajatku.
Sang guru memberi tutorial untuk mendapatkannya.
Aku nurut saja, ibarat guru ngomong "A"
Aku pun ikut "A", aku tak berani menolak.
Yang penting aku bisa mempunyai apa yang jadi mitosnya orang jawa, kaya mendadak!😂😂
SESAJEN
Berbagai ritual aku lalui dan beberapa sesajen pun harus aku penuhi. Aku ingat sekali apa isi sesajennya, yaitu bunga 7 rupa.
Bunga 7 rupa berisikan bunga mawar, bunga kenanga, bunga kantil, bunga melati, bunga sepatu, irisan daun pandan dan bunga assoka.
Demi sebilah keris bertuah aku dan rela berpuasa 3 hari nonstop, padahal kalau di hari biasa.
Jam 7 pagi saja perut ini harus di isi.
Tak beda dengan nasib dan jodoh, sekuat apa pun usahaku tak mungkin bisa terjadi kalau Tuhan belum meridloinya. Tuhan tak mengabulkan apa yang aku inginkan yaitu kaya mendadak.
Aku gagal dan terpaksa aku harus melanjutkan kisahku sebagai pengangguran dan berpikir jernih.
KEMBALI BURAM
Begitulah kisahku dan bunga Assoka yang berakhir buram, seburam bunga assoka yang aku foto dengan pencahayaan gelap.
Semoga anda terhibur dan terima kasih atas banyak waktunya untukku.