Kepadatan penduduk di suatu tempat menjadi penyebab makin sulitnya mendapatkan tempat anak-anak bermain yang membutuhkan tempat yang luas seperti lapangan atau taman. Hal ini menjadi penyebab anak-anak memanfaatkan setiap halaman rumah untuk bermain. Mereka tidak peduli seberapa luas halaman yang mereka jadikan tempat bermain. Seperti yang dilakukan oleh anak-anak di sekitar rumah kami.
Berbeda dengan generasi saya. Dahulu ketika saya berusia belasan tahun area bermain cukup banyak. Banyak lahan penduduk yang nganggur setelah panen dan kami dapat memanfaatkannya untuk bermain. Kita tinggal memilih mau main di lahan yang mana, karena lahan bermain cukup banyak.
Tetapi saat ini hampir semua lahan sudah berubah menjadi pemukiman penduduk. Tempat anak-anak ini bermain bola adalah sebuah ladang yang luas berada di tepi sungai. Dahulu ketika saya masih anak-anak selesai bermain bola kami langsung nyebur ke sungai. Keadaan air sungai inipun dulu masih bersih tidak seperti sekarang yang berair kotor dan mulai tercemar oleh sampah.
Photo-photo di atas adalah anak-anak yang sedang bermain bola. Lahan tempat bermain ini begitu sempitnya. Sepertinya mereka cukup berbakat. Lihatlah gaya mereka dalam menendang bola. Gayanya sudah seperti pemain internasional, hehehe..
Mudah-mudahan untuk langkah ke depan ada orang yang berbaik hati untuk membangun sebuah area bermain anak yang dilengkapi dengan taman. Agar anak-anak ini dapat berekspresi mengembangkan bakat dan minat mereka.