Ada sesuatu yang ingin tersampaikan, nasi rames harapan bangsa.
Halo hivian semua, apapun yang sedang kalian tekuni terselip doa semoga kebaikan selalu mengiringi.
Jadwal pagi ini menggantikan pekerjaan rumah sang istri, iya cuci baju, dan itu menumpuk! Hamil sudah jalan lima bulan, harus ekstra hati-hati dalam aktivitas.
Setelah selesai, cucian sudah beres, waktunya leyeh-leyeh pegang handphone mencari info tentang update dari harga hive. Wah tambah nyungsep!, loh kok gini. 🤪
Sembari berselancar, tak lama datang seorang teman, aku kira tetangga sebelah, ehh ternyata teman lama yang kadang lost kontak karena kesibukan masing-masing.
Secangkir kopi pahit menemani obrolan siang ini, menyusuri makna berbagai peristiwa dalam kehidupan.
Sejenak kemudian datanglah anak kecil, membawa sesuatu.
Sesuatu yang tak diduga-duga, pemberian yang tak dinyana, rejeki tanpa bersusah payah mengejarnya.
"Pripun dek?
Gimana dek?
"Niki bade ndugigaken rames.."
Mau mengantarkan nasi rames..
"Syukuran e bla bla bla.."
Selametan dan Syukuran dari bla bla bla..
"Oh nggeh nggeh, kulo tampi, suwun"
Ini aku terima, makasih ya.
Siang ini terjadilah double kill kebaikan.
Dalam sekejap, kantong kresek berisi beberapa nasi rames perlahan ku buka di ruang tamu. Aku bagi rata, tak terkecuali untuk tamu.
Kita makan bersama, menikmati hidangan khas ala nasi rames selamatan di desa. Memang bukan makanan yang mahal dan dengan gizi tinggi, namun cukuplah untuk memenuhi kebutuhan energi.
Lantas, dimana letak double kill nya?
Pertama, memberikan sambutan hangat dan suguhan kepada tamu.
Kedua, ngalap berkah dari nasi rames yang sudah terselip doa dan harapan.
Seorang tokoh agama dan pemimpin organisasi terbesar di negri ini pernah bercerita dalam pidatonya yang aku lihat di youtube, yaitu terkait nasi rames oleh-oleh dari acara selametan menjadi salah satu faktor kesuksesan dia dan saudara-saudaranya.
Dari sinilah dapat kita petik nilai dari sebungkus nasi rames, ada doa dan harapan.
Tak terasa suara speaker dari masjid telah dibunyikan, pertanda hampir memasuki waktu sholat Jum'at.
Sang tamu berpamitan, dan aku pun menyegerakan mandi dlsb.