Udah lama juga ga ngomongin tentang Steem Promotion. Bukan ga ingin, sih, tapi sudah banyak banget kan yang bercerita tentang berbagai aktivitas promo steem? Dan sebagai steem ambassador, tugas kami para steem ambassador utamanya adalah mencari, membaca dengan seksama dan akhirnya memutuskan sebaiknya tulisan tersebut diberi kurasi/diupvote atau tidak. Selain tentu saja, memberikan bimbingan dan tips tentang promo steem.
Adapun kemudian, jika saja postingan tersebut mampu menarik tiga tanda cinta (upvote) ini dari tiga steem ambassador saja, maka, postingan tersebut akan dihampiri dan diupvote oleh akun steem ambassador, yang memang sangat diharapkan oleh para pelaku steem promotion alias steem promotors.
Tak hanya itu, selain akun yang datang, maka akan diikuti secara riang bergembira oleh akun-akun berantai lainnya, loh! Gimana ga menarik dan bikin happy, coba, jika kebanjiran upvote begini?
Namun, sayangnya, semakin ke sini, semakin banyak saja artikel-artikel yang mengatas-namakan tema steem promotion, namun isinya sebenarnya 'ala-ala' saja, alias jauh panggang dari api. Bahkan, selain kandungan/konten artikel yang kian seadanya, para steem promotor justru membubuhkan catatan kaki yang panjangnya justru sepertiga dari panjang artikel.
Deretan panjang ucapan terimakasih untuk pencetus/pendiri project Steem Promotion, disambung dengan me-mention para steem ambassador pun menjadikan paragraf ini bak umbul-umbul di sebuah pesta. Hayyah, meriah bana, apalagi ditambah dengan bannernya yang meriah, sungguh membuat artikel itu akhirnya kehilangan daya tariknya.
Sudah lama sebenarnya ingin mengulas hal ini, namun aku masih mencoba bertahan, karena, gimana ya? Toh itu urusan mereka, terserah mereka donk mau nulis yang gimana, toh nulisnya juga di halaman steemit mereka sendiri, toh?
Etapi..., sayang aja kan jika justru karena itu, kami para steem ambassador jadi berhalangan untuk memberikan kurasi. Gimana ga berhalangan coba? Sebagai steem ambassador, kami diamanahkan untuk memberikan kurasi pada artikel-artikel berkualitas, tepat sasaran dalam hal isi, dan juga ditulis secara professional.
Nah, jika kemudian, kami ternyata malah membubuhkan tanda cinta (memberi jejak) agar akun dan kawan-kawannya berdatangan ke sini, dan ternyata setelah mereka datang dan mereka lihat bahwa sesungguhnya artikel ini tak layak diupvote, yang malu siapa? Yang terlihat bodoh siapa? Para steem ambassador, donk?
Nah, beranjak dari hal ini, mumpung masih ingat, melalui postingan ini, aku pengen ngasih tips nih, agar para steem ambassador jatuh hati dan suka cita dalam memberikan upvote. Penasaran? Yuk, kita langsung ke tkp, yuk!
Konten
Konten tentang promosi steem sebenarnya banyak banget. Mulai dari kegiatan menyebarluaskan informasi tentang steem - steemit ke khalayak ramai, baik secara online maupun offline, baik secara individual mau pun kolektif, hingga ke mengajak para audience dan membimbingnya untuk terjun ke samudera steemit.
Jadi, ga cuma melaporkan kegiatan promosi steem, tapi juga bisa mengulas materi-materi yang berhubungan dengan steem dan steemit, cyptocurrency, dan hal lain yang berkaitan dengannya. Olahlah konten sedemikian rupa, jadikan dia sebagai postingan yang informatif dan enak dibaca.
Hindari juga menuliskan hal yang sama secara berulang-ulang, karena akan membosankan dan postingan akan menjadi biasa saja. Jadi, be creative, smart and elegant dalam mengemas tulisan kamu.
Cobalah untuk menulis secara professional.
Hindari kalimat sapaan yang berlebihan. Boleh saja sih menggunakan kalimat sapaan, seperti ini,
"Halo teman-teman, apa kabar kalian? Hari ini, kita ngobrolin tentang ini, yuk!"
Tapi ini mungkin cocok kita pakai pada artikel kita yang bertema personal, atau keseharian, atau akan bercerita tentang sesuatu yang sifatnya santai dan yah, personal lah, atau agak-agak curcol.
Namun, ketika kita akan bicara tentang promo-steem, tentu kemasan paragraf demi paragraf yang akan kita tuangkan di halaman steemit kita pun, hendaknya jauh lebih profesional donk. Ini hendak bicara tentang kegiatan atau info yang serius, loh!
Gambar
Sebuah artikel akan kurang menarik atau malah bikin ngantuk jika tak dibubuhi oleh gambar/foto. Namun, foto yang blur atau kurang berkualitas, juga bikin sakit mata dan mengganggu.
Jadi, usahakanlah untuk selalu menggunakan gambar-gambar berkualitas karya atau milik pribadi, namun jika tak ada, ya usahakan untuk menggunakan gambar yang bebas hak cipta, yang tentunya relevan dan juga berkualitas.
Penutup
Ini juga penting. Sering banget menemukan kebiasaan steemians yang membubuhkan sederet ucapan terima kasih pada penutup artikel mereka. Sederetan nama pun kemudian kemudian akan menghasilkan dentang denting notifikasi pada HP pemilik akun yang di-mention. Apakah dengan di-mention dan diucapkan terima kasih oleh yang punya nama, lalu mereka pun berbondong-bondong berikan upvote? TIDAK, loh!
Karena kesannya sudah seperti pidato saja. :). Kecuali, karena satu dan lain hal, ucapan terima kasih itu memang layak dan harus dibubuhkan (dan tentu saja tidak pada setiap artikel, yang malah jadinya menyerupai catatan kaki), maka lakukanlah!
Hindari menyebarkan link of the articles secara japrian
Kita sudah punya banyak sekali grup-grup baik di discord mau pun di whatsapp, di mana kita bisa sharing link dan saling berkunjung. Para steem ambassadors sendiri, akan berkunjung ke artikel para promotors, cukup dengan searching tag #promo-steem, jadi memang ga perlu lah menjapri segala, apalagi tanpa sapaan tapi langsung sebuah link.
Pluk! Sebuah link pun nangkring manis di japrian Whasapp. Kalo kamu yang menerima ini, apa yang akan kamu lakukan? Meluncur langsung ke postingan dan memberi vote, atau malah mengabaikannya?
Artikel ini, sebenarnya sih bukan hanya untuk para steem promotors, tapi juga sebagai pengingat bagi diriku sendiri, yang terkadang bisa saja lupa kan?
Namun tentu saja tulisan ini juga merupakan tips bagi teman-teman steem promotors, agar berupaya untuk menulis lebih professional.
Semoga tulisan ini bermanfaat, ya! Yuk, menulis secara lebih baik dari sekarang!
Al, Bandung, 17 July 2018