Langkah kecil dan saling berjabat tangan kami lakukan untuk membesarkan keluarga kecil kami yang kini terdiri tujuh orang ini, saya, ,
,
,
,
dan masih ada tiga orang lain menunggu password untuk bisa mengakses Steemit. Meskipun terdengar kecemburuan mereka, mengapa belum mendapatkan PW, padahal sudah tak sabar acapkali saya membagikan link-link tulisan rekan-rekan Steemian lain yang memberikan informasi tambahan dan ilmu untuk menjelajah mengakses Steemit.
Small step and hold hands each other we do to raise our small family now. Our family is
,
,
,
,
and there are three other people waiting password to be able to access on Steemit. although the sound of jealousy them, why haven't get password yet, whereas already impatient often I share links posts colleagues steemian other providing additional information and knowledge to explore on Steemit.
**
Saya,,
,
,
.
Sebisa mungkin saya ingin mengenalkan Steemit dan KSI pada rekan-rekan, agar mereka bisa berkarya dengan baik dan tidak tersesat di Steemit.
I did as much as possible to introduce Steemit and KSI properly. so that good steemian and do not get lost on steemit
Di bawah Menara 101, ikon terkenal di Taiwan, diiringi semilir embusan angina di musim semi, kami mendekalarasikan terbentuknya KSI-Chapter Taiwan. Beranjak dari rasa kekeluargaan dan saling membahu untuk membesarkan komunitas yang kami cintai ini agar bisa berkembang. Dan mengukir sejarah untuk kemajuan bagi rekan-rekan PMI dan Warga Negara Indonesia (WNI) di Taiwan. Suasana sederhana dan berkesan kami rasakan. Jujur, saya masih kurang untuk mengobrol bersama dan berbagi pengalaman sekaligus meyakinkan rekan-rekan, jika Steemit adalah media bermartabat dan memberikan banyak ilmu dan pengetahuan.
Under the tower of 101, icons famous in Taiwan, accompanied by a breezy gust of wind in the spring, we decklared formation KSI-Chapter Taiwan. From a sense of family and each other hand to raise the community we love this order to develop. and carved history to progress for colleagues PMI and citizens Indonesia (citizen) in Taiwan. atmosphere simple and memorable we feel. honest, I still less to chat with and share your experience at once convince colleagues, if steemit is media dignified and provide a lot of science and knowledge.
Kisah-kisah inspiratif pun saya paparkan, mulai dari postingan yang dibuat Kakak yang mengisahkan curator Gammer
yang berhasil memberangkatkan umrah ibunda tercinta dari penghasilan Steemit, hingga postingan curator Indonesia Abang
yang telah membeli kebun cokelat, buah karya dari Steemit. Saya memaparkan semuanya guna memberikan tambahan keyakinan jika Steemit bukan hanya isapan jempol jika media berbasis * Blockchain* ini memberikan penghargaan jika kita benar-benar konsisten menekuninya.
The inspiring stories also I told them, ranging from posts are made brother @ mariska.lubis that tells the curator gammer
successful dispatch his beloved mother went Umrah of income steemit, and posted by Indonesian curator
already bought Coffee garden income of steemit. I explained everything in order to provide additional belief if steemit not only a figment if based media blockchain this reward if we really consistent did it.
Kami melakukan foto-foto sebagai bukti dan kenangan sejarah, saat Steemian Indonesia di Taiwan pertama berjumpa. Dukungan dari seluruh rekan-rekan Steemian di Indonesia membuat kami kian semangat untuk memulai karya di Steemit. Bahkan sehari sebelum deklarasi, seorang Steemian Taiwan yang memiliki akun , memberikan dukungannya atas terbentunya KSI-Chapter Taiwan. Beliau juga menyarankan agar para Steemian pendatang baru untuk tidak melakukan berbagai cara guna tumbuh di Steemit. Seperti berkomentar “Follow saya dong, Upvote balik yah, atau tiba-tiba mengirimkan link postingan di channel-channel pribadi. Ini sungguh menbuat kesal Steemian lainnya. Nasihat tersebut pun saya sampaikan kepada teman-teman yang baru bergabung di Steemit. Saya sangat senang memiliki keluarga kecil di sini.
We took photos as evidence and memories history when steemian Indonesia in Taiwan first met. support from all over the peers steemian in Indonesia made us increasingly spirit to start work in steemit. even the day before the declaration, a steemian Taiwan who have an account
, providing support on establish Ksi-Chapter Taiwan. She also suggested never say comment "follow me, or upvote me”. It made anoyyed another Steemians on Steemit.
Bang Nayan mengajarkan cara posting di Steemit pada@bundaumy.
Jika dahulu mindset saya mengumpulkan sebanyak-banyaknya SBD agar bisa berkunjung ke kota Aceh dan kota-kota lainnya untuk bertemu denga keluarga lain di Steemit. Namun, saat ini pemikiran tersebut sedikit bergeser. Karena yang ada di benak saya, bagaimana membuat KSI-Chapter Taiwan bisa tumbuh dan berkembang, sehingga kami bisa melakukan Meet UP Akbar di Taiwan, dengan mengundang curator Indonesia dan rekan-rekan lainnya untuk bertandang ke Taiwan di musim semi, agar bisa menikmati indahnya bunga Sakura dan pemandangan indah lainnya di Bumi Formosa ini.
Last time, my mindset is I collect as much as possible SBD that can go to Aceh and other cities to meet others Steemian aroun Indonesia. However, this time of thought, the little shift. because that is in my mind, how to make ksi-chapter Taiwan can grow, so we can make Meet Up in Taiwan, inviting curator of Indonesia and colleagues other travel to Taiwan in the spring, in order to enjoy the beauty of Cherry blossoms and beautiful view other on Earth Formosa.
Pukul 03.00 Bang Nayan beserta istrinya yang cantik dan dua orang anak belaiu yang lucu-lucu berpamitan hendak ke kota Zhongli, meskipun saya rasakan “Perpisahan itu Berat, padahal saya dan Kak Mimi, istri Bang Nayan masih mau bercerita banyak hal. Tentang Steemit, dunia menulis, hingga dunia perempuan yang selalu penuh dengan warna dan mengurusi keluarga. Setelah kuantarkan mereka hingga ke tangga menuju ke bawah, saya pun kembali membaur dengan panitia dan peserta sidang yang yang lain. Karena pada hari tersebut juga bertepatan dengan Muscabis 3 PCIM Taiwan 2018.
at 03.00 bang Nayan along with his lovely wife and two children belaiu funny-funny farewell want to the city zhongli, though I feel" the separation weight, in fact, I and Mimi, Nayan's wifec still want to tell you a lot things. about Steemit, Writing, and women's world who always full color and take care of the family. I sent them to the stairs leading down, I returned blend in with the committee and participants hearing the other. because on days also coincide with muscabis PCIM Taiwan 2018.
Berikut video ucapakn sederhana dari saya mewakili KSI-Chapter Taiwan yang kami tujukan untuk Bang dan Bang
yang telah memberikan dukungan atas berdirinya KSI-Chapter Taiwan.
Here's video said thank you to two of curator Indonesian who already gave us the motivation to declare KSI-Chapter Taiwan.
Taiwan, March 19th, 2018