Di Bireuen, ada satu Steemian yang unik, yaitu . Mantan mahasiswa kesehatan di salah satu kampus di Banda Aceh, yang justru lulus di studi ilmu lingkungan di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan juga alumnus Universitas Islam Indonesia (UII) Jogja.
Universitas ini juga tempat sang deklarator Aceh Merdeka Tengku Hasan Muhammad di Tiro menempuh studi kala masih muda.
Bang Arbi, begitu saya menyebut namanya. Seorang organisatoris yang kala konflik mendera Aceh, lebih fokus turun ke jalan ketimbang mengikuti studi. Akibatnya tentu bisa dilihat hari ini. Ia adalah satu-satunya individu yang gagal menjadi dokter, di angkatannya.
Arbi muda adalah seorang pemuda yang mengalami Krisis ekonomi. Hidupnya yang sangat keras membuat ia tahan menghadapi berbagai cabaran dalam hidup. Studi yang ia tempuh harus berdarah-drah. Ia kerap harus lapar ketika menuntut ilmu. Pun demikian, karena ia memiliki kemampuan akademik yang mumpuni, Arbi tetap bisa menaklukkan dunia yang keras.
Tulisan ini tentu tidak hendak menulis panjang lebar tentang masa lalu pendukung Prabowo Subianto itu. Karena waktu yang belum tepat.
Di sini saya ingin menyampaikan tentang Arbi sang Steemian yang sangat humble, serta bisa menerabas berbagai rahasia Steemit, karena kemauannya untuk belajar. Ia, adalah Steemian yang nyaris sempurna.
Sebelum menemukan Steemit, Arbi telah malang melintang di berbagai media sosial. Tidak ada yang tidak pernah ia coba. Dari yang tidak berbayar, hingga yang berbayar tapi dengan syarat yang sangat berat dan tidak transparan.
Hingga suatu ketika ia menemukan Steemit. Arbi bersama koleganya pun berdiwana ke sana kemari mencari informasi tentang Steemit. Kala itu, mereka setiap akhir pekan berangkat ke Kota Lhokseumawe yang berjarak 40 km dari Bireuen. Di sana ia belajar pada senior Steemit.
Begitu menguasai Steemit dengan baik, Arbi pun mulai mengajak orang lain untuk bergabung. "Sebagai orang Bireuen, saya punya tanggung jawab memberitahukan ini kepada Saudara," katanya kepada saya pada suatu hari. Dokter Razak mengamini.
Kini, Arbi adalah salah seorang senior Steemit Bireuen yang dikenal sebagai "tutorial" berjalan yang selalu menyediakan waktu untuk berbagi pengetahuan tentang Steemit. Dia juga sangat rajin berbagi vote kepada siapa saja yang layak mendapat vote.
Arbi selalu menekankan, bersteemit adalah bukan sekedar menulis, memposting foto atau video. Tapi kualitas konten menjadi kunci. Juga rajin-rajinlah bersosialisasi.